Cerita Warga Pulang Dikawal Polisi Gara-Gara Takut Begal di Bandung

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Seorang perempuan yang memiliki akun @adindareligia meminta pengawalan polisi saat hendak pulang dari tempat kerjanya di Jalan Rajawali, Kota Bandung ke wilayah Sulaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung pada Senin (20/7/2026) malam. Perempuan tersebut mengaku khawatir diadang begal saat pulang menggunakan sepeda motor.

Pada Instagram miliknya, Adinda menunjukkan petugas yang mengendarai mobil polisi datang menghampirinya. Ia pun yang pulang menggunakan sepeda motor dikawal hingga ke wilayah Sulaiman, Kabupaten Bandung pada Senin (20/7/2026) malam.

Baca Juga
  • Polda Jabar Ajak Warga Sama-Sama Tangkap Begal, Tapi Jangan Main Hakim Sendiri
  • Polisi Bantah Isu Ada Daerah Merah Rawan Begal di Bandung
  • Gubernur KDM Usul Personel Bersenjata Ditempatkan di Lokasi Strategis untuk Cegah Begal

Perempuan tersebut sempat terheran-heran di kawal mobil polisi. Namun, akhirnya yang bersangkutan diantar hingga sampai ke rumahnya.

Kapolsek Andir AKP Triyono Raharja membenarkan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (20/7/2026). Ia menyebut petugas menerima laporan melalui kanal 110 dari seorang perempuan yang hendak pulang bekerja meminta pengawalan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Ya mungkin karena merasa takut jadi menghubungi layanan 110," ucap dia, Rabu (22/7/2026).

Ia menyebut petugas Polsek Andir langsung meluncur ke lokasi. Selanjutnya, mengantar yang bersangkutan ke rumahnya di kawasan Sulaiman, Kabupaten Bandung.

Kapolsek menyebut permohonan pengawalan baru pertama kali masuk ke Polsek Andir. Ia menyebut tidak mempermasalahkan itu jika terdapat warga yang menginginkan diantar pulang karena takut terjadi aksi kriminalitas.

"Ini yang pertama diminta mengantarkan pulang," kata dia.

Ia mengatakan, perempuan tersebut takut pulang karena sudah malam. Terlebih saat ini di media sosial ramai perbincangan tentang banyaknya tindak kejahatan jalanan di Bandung.

"Kami sebagai bentuk pelayanan ke masyarakat, tentu senang bisa mengawal sampai rumah tetehnya," kata dia.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
NasDem Bidik 3 Besar Pemilu 2029
• 17 jam lalu
0
thumb
Arsip Foto ”Kompas”: Mengenang Normalisasi Ciliwung di Kampung Pulo
• 8 jam lalu
0
thumb
Mensesneg: HUT Ke-81 RI Dipusatkan di Jakarta, akan Ada Element of Surprise
• 23 jam lalu
0
thumb
Kronologi Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Disergap Saat Hadiri Pesta hingga Misteri Jejak Digital
• 21 jam lalu
0
thumb
PWI Desak Hotman Paris Tetap Diproses Hukum Meski Minta Maaf
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.