Polri Tegaskan Penangkapan WN Palestina Sesuai Prosedur Interpol

liputan6.com
5 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Polri menegaskan penangkapan warga negara Palestina, Abdul Karim Raed Miqdad, telah dilakukan sesuai prosedur sebagai tindak lanjut Red Notice Interpol yang diterbitkan sebelum yang bersangkutan memasuki Indonesia.

Sekretaris National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia Divisi Hubungan Internasional Polri Brigjen Pol Untung Widyatmoko mengatakan, Red Notice terhadap Abdul Karim diterbitkan pada 10 Juni 2026.

Advertisement

BACA JUGA: Penjelasan Istana soal Rencana Prabowo Pangkas Anggaran TNI-Polri

Berdasarkan data perlintasan keimigrasian, Abdul Karim kemudian memasuki Indonesia melalui Kuala Lumpur, Malaysia.

“Yang bersangkutan diburu karena berdasarkan data perlintasan keimigrasian memasuki Indonesia. Kalau dibilang kami melakukan sesuatu yang nonprosedural, salah besar,” kata Untung saat dihubungi, Rabu (22/7/2026).

Menurut Untung, sebelum Abdul Karim masuk ke Indonesia, jaringan yang bersangkutan di Malaysia lebih dahulu ditangkap. Selain itu, permintaan resmi dari Kementerian Hukum Siprus juga telah diterbitkan sejak Mei 2026 setelah peristiwa di Nicosia.

Ia menjelaskan, Abdul Karim ditangkap pada 16 Juli 2026 dan dideportasi ke Siprus sehari kemudian karena dinilai berpotensi menimbulkan ancaman di dalam negeri.

Proses deportasi tersebut dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku bagi negara anggota Interpol setelah menerima Red Notice, surat perintah penangkapan (arrest warrant), serta penetapan status tersangka dari Kepolisian Siprus.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Inara Rusli Kesal Mantan Sopir Pribadi Tak Kunjung Jadi Tersangka, Singgung Dugaan Pelecehan di Rumah
• 3 jam lalu
0
thumb
Setelah Bantu PSS Promosi, Kini Terens Puhiri Berambisi Kembalikan Persis ke Kasta Tertinggi
• 23 jam lalu
0
thumb
Dari Jalan Berlumpur hingga Pelosok Desa, Kiprah Mantri BRI Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan
• 23 jam lalu
0
thumb
Penjualan Rumah Subsidi Turun 24%, Penyebabnya Banyak-Termasuk SLIK
• 21 jam lalu
0
thumb
Turki Resmi Menjadi Mitra Wicara ASEAN Terbaru
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.