Harga minyak mentah naik ke level tertinggi sejak awal Juni pada Selasa (21/7), karena para pedagang menimbang ancaman terhadap lalu lintas maritim yang membentang dari Selat Hormuz dan Laut Merah ke terminal ekspor utama Kazakh di pantai Rusia.
Dikutip dari Bloomberg, harga Brent untuk penyelesaian September 2 persen lebih tinggi menetap di USD 91,01 per barel di New York. West Texas Intermediate (WTI) untuk bulan September naik 2,3 persen menjadi USD 84,34 per barel.
Batu Bara
Sedangkan harga batu bara juga menguat pada penutupan perdagangan Selasa. Harga batu bara ICE Newcastle untuk kontrak Juli 2026 berdasarkan situs Barchart naik 0,38 persen menjadi USD 130,90 per ton.
CPO
Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) menurun pada perdagangan Selasa. Berdasarkan situs tradingeconomics.com, harga CPO turun 0,71 persen menjadi MYR 4.610 per ton.
Nikel
Adapun harga nikel terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Selasa. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga nikel naik 0,92 persen menjadi USD 17.085 per ton.
Timah
Sementara itu, harga timah juga terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Selasa. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga timah naik 1,9 persen dan menetap di USD 53.885 per ton.






Komentar (0)