BGN Sebut Prabowo Buka Peluang Motor Listrik Dipakai Lembaga Lain: Ada Motor Trail juga

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari (tiga dari kiri) saat mengenalkan pejabat eselon 1 baru di Gedung BGN, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2026). (Sumber: Lintang Budiyanti Prameswari/Antara)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari menyatakan Presiden Prabowo Subianto telah merestui motor listrik yang dibeli BGN menggunakan APBN digunakan oleh kementerian/lembaga lain.

Agustina menyebut kementerian/lembaga yang ingin memanfaatkan motor listrik tersebut agar mengajukan ke Presiden. Setelah pengajuan, tim dari kepresidenan akan mengkaji sebelum bisa memberikan persetujuan.

Wakil Kepala BGN itu menyebut sudah ada beberapa usulan mengenai pemanfaatan motor listrik yang sebelumnya dibeli untuk keperluan program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu.

"Kemarin sempat memang ada beberapa yang mengusulkan untuk pemanfaatan itu ya. Ada yang dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN untuk yang kayak ini (kader atau penyuluh yang mengantar MBG ke ibu hamil, ibu menyusui, atau balita), lalu dari pertanian, dari guru, juga ada, tapi silakan mengajukan ke Pak Presiden," kata Agustina di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Baca Juga: Prabowo Heran MBG Dikritik sebagai Pemborosan: Ribuan Triliun Menguap dari Indonesia, Tak Ada Protes

Agustina menambahkan, motor listrik yang telah dibeli sebenarnya tidak diperlukan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Kalau kami sifatnya nanti mengikuti saja karena sebenarnya tadinya itu kan untuk kepala SPPG yang sebenarnya menurut kami enggak membutuhkan. Fungsi mereka kan sebenarnya lebih kepada pengawasan di dalam, mereka enggak perlu motor atau lapangan dan sebagainya," katanya.

Lebih lanjut, dari pengadaan oleh pimpinan BGN sebelumnya, Agustina menyebut juga terdapat motor trail sehingga kementerian/lembaga yang ingin memanfaatkan agar mempertimbangkan terlebih dulu.

"Sudah telanjur motor trail, lho, artinya, ya mungkin buat ibu-ibu kayaknya enggak cocok ya kalau motor trail," kata Agustina dikutip Antara.

"Nah, itu hal-hal yang harus dipertimbangkan nih karena kita bukan mulai dari nol nih (pengadaannya) ada motor trail berapa, lalu yang motor model bebek itu ada berapa, itu kan harus ada hal-hal yang dipertimbangkan."

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • motor listrik bgn
  • badan gizi nasional
  • mark up motor listrik
  • motor trail bgn
  • korupsi mbg
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Ciamis yang Diduga Sebarkan Propaganda di Medsos
• 17 jam lalu
0
thumb
Hyrox, Marathon, dan Trail Run Naik Daun, Klaim Cedera Lutut Dominasi
• 20 jam lalu
0
thumb
Prabowo: Digitalisasi Pendidikan Indonesia Raih Penghargaan Tertinggi PBB, Kalahkan 122 Negara
• 18 jam lalu
0
thumb
Polisi Wonogiri yang Kirim Foto Cabul ke Anak Atasannya Terancam Dipecat
• 19 jam lalu
0
thumb
Bursa Asia Menguat, Pasar Fokus pada Rebound Saham Teknologi
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.