Polisi Pelaku Kekerasan Seksual di Wonogiri Ternyata Pendiri dan Pengasuh Ponpes

republika.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, WONOGIRI -- Bripka E (37 tahun), anggota Polres Wonogiri, Jawa Tengah, telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap putri dari rekan kerjanya, yakni N (19 tahun). Selain berprofesi sebagai polisi, Bripka E ternyata merupakan pemilik atau pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Manjung yang juga berada di Wonogiri. 

Kasatreskrim Polres Wonogiri Iptu Agung Sedewo mengonfirmasi bahwa Bripka E merupakan pengasuh Ponpes Manjung. "Ya memang pelaku inisial E atau (biasa disapa) Abah E ini memiliki pondok pesantren di Manjung," ungkapnya ketika diwawancara, Selasa (21/7/2026).

Baca Juga
  • Mahasiswa UAD Pelaku Pelecehan Seksual terhadap Teman KKN Resmi Dikeluarkan dari Kampus
  • Kutuk Rentetan Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pesantren Berbenah
  • Kasus Kekerasan Seksual Libatkan Pengasuh Ponpes Dinilai Sebagai Fenomena Gunung Es
Dia menambahkan, ponpes tersebut memiliki sekitar 120-an santri dan santriwati. Menurut Agung, para santri tersebut mondok tapi bersekolah di sekolah negeri. "Sekarang kami juga concern terhadap para santrinya, bagaimana caranya santri-santri ini agar tidak terlantar," ujar Agung. 

Agung mengatakan, sementara ini, para santri di Ponpes Manjung telah diambil oleh keluarganya masing-masing. Namun, Agung menyebut, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Wonogiri bersama Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan Wonogiri telah mendiskusikan soal nasib para santri Ponpes Manjung. 

.rec-desc {padding: 7px !important;} "Akhirnya kita memberlakukan beberapa rumusan-rumusan dan disepakati para stakeholder ini, sehingga nanti para santri ini bisa berlanjut mendapatkan pendidikan yang layak," ucap Agung. 

Dia menekanan, meski saat ini Bripka E sudah berstatus tersangka, Polres Wonogiri tetap melakukan pendalaman untuk mengungkap apakah ada kemungkinan korban kekerasan seksual lainnya. Agung pun mendorong agar yang merasa pernah menjadi korban pelecehan seksual oleh Bripka E agar segera melapor.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Podium MI: Anak Muda Butuh Dipercaya
• 12 jam lalu
0
thumb
Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN, Sudaryono Janjikan Ini
• 2 jam lalu
0
thumb
Apple Naikkan Harga Langganan iCloud+ di Indonesia, Ini Daftarnya
• 9 jam lalu
0
thumb
Presiden Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Tegaskan Awal Pengabdian Bangsa
• 4 jam lalu
0
thumb
KA Dhoho Tabrak Pemotor di Perlintasan Kras Kediri, Satu Orang Meninggal Dunia
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.