Jakarta: Surat Al-Fatihah merupakan surat pertama dalam Al-Qur'an yang memiliki kedudukan istimewa bagi umat Islam. Surat yang terdiri dari tujuh ayat ini dikenal sebagai Ummul Kitab atau induk Al-Qur'an karena memuat pokok-pokok ajaran Islam sekaligus menjadi ringkasan isi Al-Qur'an.
Selain menjadi bacaan wajib dalam setiap rakaat salat, Al-Fatihah juga memiliki berbagai keutamaan yang dijelaskan dalam Al-Qur'an maupun hadis Rasulullah SAW. Bahkan, salat seseorang tidak sah apabila tidak membaca surat ini. Sebagaimana Rasulullah tegaskan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim:
Artinya: “Tidak sah salat seseorang yang tidak membaca Ummul Kitab (Al-Fatihah)” (HR Bukhari dan Muslim)
Lantas, apa saja keutamaan Surat Al-Fatihah? Berikut penjelasannya. Keutamaan Al-Fatihah 1. Disebut As-Sab'ul Matsani
Salah satu nama lain Surat Al-Fatihah adalah As-Sab'ul Matsani, yang berarti tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang. Sebutan tersebut diberikan karena Al-Fatihah terdiri dari tujuh ayat yang selalu dibaca dalam setiap rakaat salat. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Hijr ayat 87:
Artinya: "Sungguh, Kami telah memberikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Al-Qur'an yang agung."
Ayat ini menjadi salah satu dalil yang menunjukkan kemuliaan Al-Fatihah dibandingkan surat-surat lainnya.
Baca Juga :
3 Tanda Kiamat dalam Islam Menurut Al-Quran
2. Surat Paling Mulia dalam Al-Qur'an
Keutamaan berikutnya adalah Al-Fatihah merupakan surat yang paling mulia dalam Al-Qur'an. Dalam hadis yang diriwayatkan dari Abu Sa'id Rafi' bin Al-Mu'alla, Rasulullah SAW bersabda:
"Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidak pernah diturunkan dalam Taurat, Injil, Zabur, maupun Al-Furqan surat yang semisal dengannya." (HR Tirmizi)
Hadis tersebut menunjukkan bahwa tidak ada surat dalam kitab-kitab terdahulu maupun dalam Al-Qur'an yang memiliki kedudukan seperti Al-Fatihah.
3. Doa dalam Al-Fatihah Dikabulkan Allah SWT
Al-Fatihah juga mengandung doa yang sangat agung. Dalam sejumlah hadis disebutkan bahwa ketika imam selesai membaca Al-Fatihah dan makmum mengucapkan "amin", maka doa tersebut diharapkan mendapat pengabulan dari Allah SWT.
Rasulullah SAW juga pernah mengeraskan bacaan "amin" setelah membaca ayat terakhir Al-Fatihah. Dalam riwayat lain dijelaskan bahwa apabila ucapan "amin" seorang hamba bertepatan dengan ucapan para malaikat, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.
Hal ini menunjukkan besarnya keutamaan membaca Al-Fatihah dengan penuh kekhusyukan dalam salat.
4. Menjadi Syarat Sah Salat
Membaca Al-Fatihah merupakan salah satu rukun salat yang wajib dilakukan oleh setiap muslim yang mampu membacanya. Hal ini ditegaskan melalui sabda Rasulullah SAW:
"Tidak sah salat seseorang yang tidak membaca Ummul Kitab (Al-Fatihah)." (HR Bukhari dan Muslim)
Karena itu, setiap muslim dianjurkan mempelajari bacaan Al-Fatihah dengan baik agar salat yang dikerjakan sesuai dengan tuntunan syariat.
Baca Juga :
Jangan Keliru, Ini 8 Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Mandi Junub5. Menjadi Doa Penyembuh
Al-Fatihah juga dikenal sebagai salah satu doa yang dapat dibaca untuk memohon kesembuhan kepada Allah SWT. Ibnu Qayyim Rahimahullah menjelaskan bahwa Al-Fatihah memiliki keutamaan sebagai penyembuh penyakit hati, seperti keraguan dan kesesatan, sekaligus menjadi doa memohon petunjuk kepada Allah SWT.
Selain itu, dalam sebuah riwayat dari Ibnu Abbas RA disebutkan bahwa para sahabat pernah membacakan Al-Fatihah kepada seseorang yang terkena sengatan binatang berbisa hingga akhirnya sembuh dengan izin Allah. Hal ini diperkuat dalam hadis:
Artinya: "Fatihatul Kitab adalah obat bagi yang terkena racun." (HR Abu Syaikh dan Al-Baihaqi)
Meski demikian, umat Islam tetap dianjurkan untuk berobat secara medis. Membaca Al-Fatihah merupakan bentuk ikhtiar spiritual dan doa kepada Allah SWT agar diberikan kesembuhan.
(Khairunissa Auliya)





Komentar (0)