Fitch Ratings Indonesia menaikkan Peringkat Nasional Jangka Panjang PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk atau KBank Indonesia (BMAS) menjadi AA+.
IDXChannel - Fitch Ratings Indonesia menaikkan Peringkat Nasional Jangka Panjang (National Long Term Rating) PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk atau KBank Indonesia (BMAS) menjadi AA+(idn) dari sebelumnya AA(idn). Outlook atas peringkat tersebut adalah Stabil (Stable).
Sementara itu, Peringkat Nasional Jangka Pendek (National Short-Term Rating) dipertahankan pada level F1+(idn).
Manajemen KBank (BMAS) menyatakan, kenaikan peringkat ini mencerminkan pandangan Fitch mengenai meningkatnya kemungkinan dukungan dari pemegang saham pengendali.
"Hal tersebut didorong oleh semakin kuatnya keterkaitan reputasi antara KBank Indonesia dengan pemegang saham induknya yang memiliki kepemilikan sebesar 89,5 persen, yaitu Kasikornbank Public Company Limited (KBank; BBB/Stable/bbb), seiring dengan perubahan nama resmi dan proses rebranding anak perusahaan," ujarnya dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (22/7/2026).
Sebelumnya, KBank Indonesia dikenal dengan nama PT Bank Maspion Indonesia Tbk.
Peringkat Nasional Jangka Panjang AA menunjukkan ekspektasi terhadap tingkat risiko gagal bayar yang sangat rendah dibandingkan dengan penerbit atau kewajiban lainnya dalam negara atau kawasan moneter yang sama. Risiko gagal bayar yang melekat hanya sedikit berbeda dibandingkan dengan penerbit atau instrumen yang memperoleh peringkat tertinggi di negara tersebut.
Sementara itu, Peringkat Nasional Jangka Pendek F1 menunjukkan kapasitas yang sangat kuat untuk memenuhi kewajiban keuangan secara tepat waktu dibandingkan dengan penerbit atau kewajiban lainnya di negara yang sama.
Dalam skala Peringkat Nasional Fitch, peringkat ini diberikan kepada entitas dengan risiko gagal bayar paling rendah relatif terhadap entitas lain di negara atau kawasan moneter yang sama.
"Apabila profil likuiditas dinilai sangat kuat, Fitch akan menambahkan simbol + pada peringkat yang diberikan," katanya.
Manajemen KBank (BMAS) mengungkapkan, Peringkat Nasional Jangka Panjang KBank Indonesia didukung oleh pandangan Fitch, terdapat kemungkinan yang tinggi atas pemberian dukungan luar biasa (extraordinary support) dari KBank. Hal ini mencerminkan pandangan Fitch bahwa KBank akan menghadapi risiko reputasi yang tinggi apabila tidak memberikan dukungan luar biasa secara tepat waktu kepada anak usahanya di Indonesia.
"Peringkat Nasional KBank Indonesia dikaitkan dengan Viability Rating (VR) milik KBank, karena Fitch memperkirakan bahwa apabila diperlukan, setiap bentuk dukungan kemungkinan besar akan berasal dari sumber daya internal grup," katanya.
Selain itu, KBank memiliki kemampuan yang kuat untuk memberikan dukungan kepada anak usahanya di Indonesia, mengingat profil kredit KBank yang solid serta ukuran KBank Indonesia yang relatif kecil. Pada akhir 2025, aset dan ekuitas KBank Indonesia masing-masing hanya mencakup sekitar 0,9 persen dan 1,8 persen dari total aset dan ekuitas konsolidasian KBank.
Fitch berpendapat, komitmen KBank untuk memberikan dukungan kepada KBank Indonesia telah meningkat seiring dengan proses rebranding anak perusahaan menggunakan nama KBank. Hal ini juga diperkuat oleh semakin eratnya integrasi operasional dan kepemilikan saham antara induk dan anak perusahaan.
Meskipun demikian, kontribusi keuangan KBank Indonesia terhadap grup masih relatif kecil.
Profil kredit independen KBank Indonesia bukan merupakan faktor utama yang mendorong peringkatnya, mengingat waralaba (franchise) bank di pasar domestik masih relatif kecil, dengan pangsa pasar sekitar 0,2 persen dari total aset sistem perbankan nasional.
(Dhera Arizona)






Komentar (0)