Mensesneg Jelaskan Alasan Gibran Tak Duduk Samping Prabowo saat Sidang Kabinet

katadata.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menjelaskan alasan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tak duduk di samping Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7).

Prasetyo mengatakan hal ini karena perubahan posisi tempat duduk Prabowo dan Gibran. Perubahan tersebut untuk mendukung kebutuhan teknis penggunaan teleprompter sebagai media bagi Prabowo untuk menyampaikan taklimat kepada jajaran Kabinet Merah Putih.

Prasetyo Hadi turut membantah perubahan tata letak tersebut berkaitan dengan relasi maupun hubungan antara Presiden dan Wakil Presiden. Politisi Partai Gerindra itu menjelaskan, Prabowo menggunakan teleprompter saat memaparkan berbagai program pemerintah dalam Sidang Kabinet kali itu.

Kebutuhan teleprompter sebagai alat bantu untuk menjelaskan banyak program yang disertai data dan capaian pemerintah. Prabowo menyampaikan  pidato pengantar awal selama 1 jam 40 menit.

“Kalau yang dipertanyakan adalah posisi dari Bapak Wakil Presiden, kalau menurut kami ini hanya masalah kebutuhan teknis semata, tidak ada hal-hal lain yang mungkin perlu dikhawatirkan,” kata Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan pada Selasa (21/7).

Prasetyo turut membantah anggapan bahwa perubahan posisi tempat duduk antara Prabowo dan Gibran di Sidang Kabinet saat itu mencerminkan hubungan yang tidak setara di antara keduanya.

Ia menyebutkan bahwa situasi jajaran pemerintah saat ini tetap solid dan berfokus menjalankan program kerja dan prioritas nasional. “Tidak ada sama sekali. Kami sekarang sedang kompak-kompaknya,” ujarnya.

Kendati demikian, Prasetyo belum dapat memastikan apakah posisi duduk Prabowo dan Gibran akan kembali berdampingan pada sidang kabinet berikutnya. Ia mengatakan pengaturan tata letak akan disesuaikan dengan kebutuhan pada saat pelaksanaan sidang mendatang. “Nanti kita lihat,” kata Prasetyo.

Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada Senin (20/7) menampilkan susunan tempat duduk yang berbeda dari pertemuan-pertemuan sebelumnya. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak lagi duduk sejajar dengan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam sidang tersebut, panitia menempatkan kursi Gibran di sisi kanan depan Prabowo. Posisi itu sejajar dengan kursi sejumlah anggota kabinet, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Susunan itu berbeda dengan Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara pada 13 Maret 2026. Saat itu, Gibran duduk berdampingan di sisi kiri Prabowo sehingga posisi Presiden dan Wakil Presiden tampak sejajar di meja utama sidang.

Pengaturan serupa juga terlihat pada sidang-sidang kabinet sebelumnya yang berlangsung di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Pada kesempatan tersebut, kursi Presiden dan Wakil Presiden ditempatkan berdampingan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Profil Kuntadi, Jampidsus Pilihan Prabowo Yang Gantikan Febrie Adriansyah
• 9 jam lalu
0
thumb
Tak Naikkan BI Rate, Bank Indonesia Pilih Jurus Baru Perkuat Rupiah
• 10 jam lalu
0
thumb
Fokus Berobat, Kepala BGN Naniek Sudaryati Deyang Mundur
• 21 jam lalu
0
thumb
Jadi Gubernur URI, Donny Ermawan Masih Rangkap Jabatan Wamenhan
• 15 menit lalu
0
thumb
Jadwal Piala AFF 2026 Pekan Ini: Vietnam Langsung Main, Timnas Indonesia Kapan?
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.