Kesaksian Pegawai Restoran di Jakpus Saat Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diduga Diculik

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang atlet golf perempuan bernama Jesslyn Wijaya diduga diculik saat berada di Resstoran Saung Kita di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026).

Para pegawai restoran pun membenarkan adanya upaya penjemputan terhadap Jesslyn yang saat itu disebut tengah makan malam bersama keluarganya untuk merayakan ulang tahun sang nenek.

Supervisor Restoran Saung Kita, Dimas Firmansah, menceritakan, peristiwa itu bermula saat Jesslyn dan keluarga duduk di area smoking room restoran.

Baca juga: Polisi Ungkap Jesslyn Terbang ke Malaysia Bersama Dua Kerabat Usai Dijemput Paksa

Namun, Dimas mengaku dirinya tak melihat adanya keributan atau pun kekerasan terhadap Jesslyn.

"Iya memang benar ada (Jesslyn dijemput beberapa orang), tapi enggak ada keributan. Itu kejadian singkat banget, dia dijemput kemudian masuk ke mobil. Dibawa aja gitu, enggak dipaksa atau apa gitu enggak," ucap Dimas saat ditemui di lokasi, Selasa (21/7/2026).

Dimas juga menceritakan, salah satu pria yang membawa Jesslyn sempat menghampiri resepsionis restoran yang sedang berjaga agar tetap tenang menghadapi situasi tersebut.

Baca juga: Polisi Sebut Tak Ada CCTV yang Rekam Penjemputan Paksa Atlet Golf Jesslyn Wijaya di Restoran Jakpus

Pria itu pun menyebut Jesslyn memiliki masalah keluarga dan sudah ditunggu oleh ibunya yang berada di dalam mobil di area parkiran.

"Dia tuh bilang ada konfirmasi ke resepsionis, 'Jangan panik Mbak, ini hanya sekadar masalah keluarga'. Terus dia ngomongnya itu, dia (Jesslyn) tuh ditungguin mamanya di mobil," ucap Dimas.

Ketika Jesslyn keluar dari restoran, pihak keluarga pun juga ikut keluar dan kemudian meninggalkan restoran tersebut.

Baca juga: Usai Dijemput Paksa, Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diterbangkan ke Malaysia dari Semarang

"Intinya itu kayaknya tuh seperti bukan penculikan itu. Iya, kayaknya itu masalah keluarga seperti ini," kata Dimas.

Selain itu, dari sudut pandangnya, Dimas melihat pihak keluarga korban yang saat itu sedang duduk semeja untuk merayakan ulang tahun sang nenek tampak sangat tenang.

Karenanya, ia merasa tak curiga sama sekali terkait adanya tindakan penjemputan paksa terhadap Jesslyn.

Terlebih, keluarganya yang sebelumnya makan bersama juga kemudian ikut keluar meninggalkan restoran tersebut.

Baca juga: Polisi Benarkan Atlet Golf Jesslyn Wijaya Dijemput Paksa dari Restoran, Kini Terlacak Berada di Malaysia

"Keluarganya juga biasa aja yang makan bareng dia, enggak ada panik atau melawan. Keluarganya juga tetap lanjut makan setelah itu, terus langsung pulang, sama-sama ikut ke mobil," ucap Dimas.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Makanya itu kami juga enggak curiga apa-apa, biasa saja melihatnya," sambungnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jelang Ekspor Satu Pintu, Pengamat Minta RI Belajar dari Pengalaman Kanada hingga Ghana
• 11 jam lalu
0
thumb
RAFA Gelar Pertunjukan GROWTH, Padukan Tari Nusantara dan Modern
• 14 jam lalu
0
thumb
IHSG Sesi I Ditutup Melesat 1,40 Persen ke Level 6.319
• 14 jam lalu
0
thumb
PFII Disiapkan Jadi Motor Masuknya Modal Asing, Pemerintah Bidik Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
• 13 jam lalu
0
thumb
Heboh Video Viral Menkeu Purbaya Sambangi Pengobatan Alternatif di Sukoharjo Spesialis Saraf, Ada Apa?
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.