HARIAN.FAJAR.CO.ID, TEHERAN—Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka melakukan serangan terhadap target yang terkait dengan AS di Yordania dan Bahrain.
sementara tentara Iran mengklaim serangan drone terpisah di Pangkalan Udara Sheikh Isa di Bahrain dan pembangkit listrik Al Zour di Kuwait.
Menurut kantor berita resmi IRNA, IRGC mengatakan Angkatan Udara mereka menargetkan kompleks yang menampung pasukan AS di daerah Al-Rukban di Yordania, dan mengklaim beberapa tentara AS tewas.
Kantor berita resmi Yordania, Petra, mengutip sumber militer, mengatakan tentara mencegat dan menetralisir lima drone yang diluncurkan dari Iran semalam hingga Selasa pagi.
Petra, mengutip pernyataan militer, juga mengatakan pertahanan udara menembak jatuh tiga rudal Iran yang menargetkan wilayah kerajaan.
Tidak ada korban jiwa atau kerusakan material yang dilaporkan.
Secara terpisah, IRGC mengatakan Angkatan Udaranya menargetkan infrastruktur data pusat milik perusahaan AS Amazon di Bahrain dengan beberapa rudal jelajah, lapor kantor berita semi-resmi Tasnim dikutip Anadolu.
Tentara Iran mengatakan mereka menargetkan Pangkalan Udara Sheikh Isa yang dioperasikan AS di Bahrain dengan drone, menurut kantor berita semi-resmi Fars.
Sementara itu, militer Bahrain mengatakan sistem pertahanan udaranya mencegat dan menghancurkan beberapa serangan udara Iran pada hari Selasa.
Kantor berita Iran Mehr secara terpisah melaporkan bahwa pasukan Iran melakukan serangan drone di pembangkit listrik Al Zour di Kuwait.
Tidak ada komentar langsung dari Kuwait, AS, atau Amazon mengenai klaim Iran tersebut.
AS telah meningkatkan serangan terhadap Iran sejak pekan lalu, dengan Iran membalas dengan serangan yang menargetkan fasilitas dan pangkalan yang menurut mereka digunakan oleh militer AS di beberapa negara regional.
Baku tembak antara AS dan Iran terjadi meskipun ada nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan yang mereka tandatangani pada bulan Juni untuk mengakhiri perang dan mencapai kesepakatan perdamaian yang langgeng. (amr)






Komentar (0)