Operasi SAR Hari Kedua dalam Peristiwa Ledakan Gas di Medan Polonia: 4 Selamat, 2 Meninggal, 1 Korban Masih dalam Pencarian

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Medan, tvOnenews.com - Tim SAR Gabungan yang dikoordinasikan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan kembali melanjutkan Operasi SAR hari kedua (H.2) terhadap peristiwa runtuhnya bangunan akibat dugaan ledakan gas rumah tangga yang terjadi di Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (20/7), ketika sebuah bangunan mengalami keruntuhan akibat dugaan ledakan gas rumah tangga yang mengakibatkan sejumlah orang tertimbun material bangunan. Setelah menerima informasi kejadian, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan segera mengerahkan Tim Rescue beserta peralatan Urban Search and Rescue (USAR) untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan bersama unsur SAR gabungan.

Memasuki hari kedua operasi, Selasa (21/7), kegiatan diawali dengan apel briefing pada pukul 07.30 WIB guna mengevaluasi hasil pencarian sebelumnya sekaligus menyusun strategi operasi lanjutan. Tim SAR Gabungan kemudian membagi personel ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU).

SRU I melaksanakan pencarian dan identifikasi korban menggunakan drone thermal di sekitar lokasi kejadian. SRU II melakukan pencarian dan evakuasi dengan metode ASR 1 pada area yang lebih luas disertai identifikasi potensi bahaya serta pengembangan sektor pencarian. SRU III melakukan pencarian cepat menggunakan metode ASR 3 dengan fokus pada struktur bangunan yang diperkirakan masih terdapat korban menggunakan peralatan ekstrikasi. Sementara itu, SRU IV melakukan proses evakuasi material reruntuhan dengan dukungan alat berat berupa crane, mobil tangga pemadam kebakaran, ekskavator, serta alat pemotong besi untuk membuka akses menuju titik-titik yang diduga terdapat korban.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada pukul 15.40 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu orang korban berjenis kelamin perempuan dalam kondisi meninggal dunia di bawah material reruntuhan. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Columbia Asia Medan untuk proses identifikasi oleh pihak berwenang. Hingga berita ini diterbitkan, identitas korban masih dalam tahap verifikasi.

Berdasarkan data sementara, dari total tujuh orang korban dalam kejadian tersebut, empat orang berhasil selamat, dua orang ditemukan meninggal dunia, dan satu orang lainnya masih dalam pencarian.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kejati Jabar Terima Berkas Kasus Taufik Hidayat
• 14 jam lalu
0
thumb
China Open 2026: Raymond/Joaquin Lolos Dramatis ke Babak Kedua
• 4 jam lalu
0
thumb
Konflik Berdarah Adonara NTT, PDIP Minta Aparat Upayakan Mediasi
• 18 jam lalu
0
thumb
ANTAM Perluas Jaringan Ritel, Resmikan Butik Emas di Bandar Lampung
• 14 jam lalu
0
thumb
Trump Tegaskan Netanyahu tidak Akan Ditangkap di New York setelah Komentar Wali Kota Mamdani
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.