Korban Terakhir Ledakan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Ditemukan, Total 3 Orang Tewas

rctiplus.com
20 jam lalu
Cover Berita
Korban Terakhir Ledakan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Ditemukan, Total 3 Orang TewasNasional | inews | Selasa, 21 Juli 2026 - 19:45Dengarkan Berita

MEDAN, iNews.id - Korban terakhir yang tertimbun reruntuhan akibat ledakan rumah mewah di Perumahan Grand Polonia, Kota Medan, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Selasa (21/7/2026). Penemuan mayat tersebut membuat jumlah korban meninggal dalam insiden itu menjadi tiga orang.

Korban ditemukan setelah tim gabungan melakukan pencarian selama beberapa jam di antara material bangunan yang hancur. Proses evakuasi melibatkan Basarnas, Polrestabes Medan, petugas pemadam kebakaran serta relawan.

Petugas menyingkirkan puing secara manual dan menggunakan alat berat untuk menjangkau bagian bangunan yang sulit diakses. Struktur bangunan yang rusak serta material yang bertumpuk membuat proses pencarian berlangsung cukup rumit.

Sedikitnya 400 personel gabungan disebut dilibatkan dalam operasi pencarian korban. Ledakan terjadi pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB dan menghancurkan satu unit rumah di kawasan tersebut.

Baca Juga:Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa

Dengan ditemukannya korban terakhir, seluruh korban yang terdata telah berhasil dievakuasi. Data sementara menyebutkan tiga orang meninggal dunia, sedangkan tiga lainnya berhasil diselamatkan.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol G Calvin Simanjuntak mengatakan operasi pencarian telah selesai. Namun, proses penanganan perkara tetap dilanjutkan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan.

“Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi pencarian terhadap korban telah selesai," ujarnya, Selasa (21/7/2026).

Menurutnya, penanganan perkara tidak berhenti sampai di sini. Polisi membentuk tim khusus bersama Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk menyelidiki secara menyeluruh penyebab terjadinya ledakan.

Seluruh korban meninggal kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Polisi bersama PGN akan memeriksa kondisi jaringan pipa gas di sekitar lokasi. Penyelidik juga mengumpulkan keterangan saksi dan menganalisis temuan dari tempat kejadian perkara. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah ledakan berkaitan dengan kebocoran jaringan pipa gas bawah tanah atau dipicu faktor lain. Polisi belum menyimpulkan ada atau tidaknya unsur kelalaian.

Baca Juga:Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama

Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan langkah hukum berikutnya. Tim khusus juga akan mendalami kondisi bangunan sebelum ledakan serta aktivitas yang terjadi di sekitar rumah.

#sumut

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Indonesia minta ASEAN tingkatkan kesiapsiagaan hadapi krisis global
• 20 jam lalu
0
thumb
Purbaya Targetkan PFII Beroperasi Tahun Ini, Bali Jadi Lokasi?
• 22 jam lalu
0
thumb
IHSG Menguat 0,41 Persen, Pasar Wait and See Keputusan BI-Rate Hari Ini
• 4 jam lalu
0
thumb
Mensesneg Pastikan Peringatan HUT ke-81 RI Dipusatkan di Jakarta
• 10 jam lalu
0
thumb
Tiga Mobil Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dikembalikan, Ini Penjelasan dari KPK
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.