PPPK & P3K PW Bertemu Dirjen Nunuk, Ada Kabar soal Pidato Presiden 16 Agustus

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK paruh waktu (P3K PW) di bawah naungan Guru dan Tenaga Kependidikan Nusantara (GTKN) bertemu Dirjen GTK Nunuk Suryani.

Pertemuan dengan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar Menengah (Kemendikdasmen) pada Selasa (21/7/2026) ini dalam upaya memperjuangkan nasib PPPK dan PPPK paruh waktu atau P3K PW.

BACA JUGA: Terbit SE Pemberhentian ASN, Para PPPK dan P3K PW Jangan Panik, ya

"Alhamdulillah kami bisa beraudiensi dengan Ibu Dirjen Nunuk hari ini. Kami lega karena beliau mendukung perjuangan kami," kata Sekretaris Jenderal GTKN Ratna Purwakesi kepada JPNN, Selasa (21/7/2026).

Ratna mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut, Dirjen Nunuk mendukung perjuangan GTKN untuk terus mendesak pimpinan DPR RI agar Presiden Prabowo Subianto menyampaikan berita yang menggembirakan dalam pidato 16 Agustus 2026.

BACA JUGA: PMKKA 2026 Diperluas, Dirjen Nunuk Dorong Guru Kuasai Pembelajaran Mendalam dan AI

"Insyaallah ini akan menjadi kado terindah bagi PPPK dan PPPK paruh waktu atau P3K PW," ucapnya.

Sebagai informasi, setelah pertemuan GTKN dan forum-forum lainnya dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, eksekutif serta legislatif langsung mengadakan pertemuan.

BACA JUGA: 21 Ribu PPPK Paruh Waktu Menunggu Tindak Lanjut Dirjen Nunuk

Pertemuan yang dihadiri pejabat terkait di antaranya Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco, Menteri Pendidikan Dasar Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Rini Widyantini, Menteri Dalan Negari (Mendagri) Tito Karnavian, dan pejabat lainnya khusus membahas penyelesaian guru.

"Kami lega karena Dirjen Nunuk mendukung kami. Semoga ada kabar menggembirakan pada 16 Agustus dan bukan sekadar janji," ucapnya.

Sebelumnya, Ratna menyampaikan, ada sinyalemen dari pihak Istana bahwa menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan kabar baik untuk ASN termasuk PPPK paruh waktu dalam pidato kenegaraannya.

"Menurut Pak Sufmi, Presiden Prabowo akan menyampaikan kebijakan dalam penyelesaian masalah guru. Ini akan menjadi kabar yang menggembirakan," kata Ratna kepada JPNN.com, Senin (13/7/2026).

Ratna berharap, kebijakan yang diumumkan Presiden Prabowo itu tidak hanya menyangkut nasib guru PPPK paruh waktu, tetapi juga nasib tenaga kesehatan (nakes), tenaga kependidikan (tendik), dan tenaga teknis.

Sinyal positif dari Istana ini menurut Ratna, makin kuat auranya saat pelaksanaan Forum Grup Diskusi di Gedung DPR RI pada 9 Juli 2026. Ratna yang ikut hadir dalam FGD itu menyampaikan sejumlah aspirasi dari GTKN sebagai berikut:

1. Kejelasan status honorer atau non-ASN agar terakomodasi menjadi PPPK paruh waktu atau P3K PW.

2. Perubahan status dari P3K PW ke PPPK penuh waktu termasuk penyesuaian tendik menjadi guru.

3. Perubahan status PPPK ke PNS, Jenjang karier PPPK dan regulasi agar PPPK bisa mencalonkan kepala sekolah (KS) tidak harus di sekolah induk.

4. Permasalahan TPG GPAI dan Inpasing

5. Penggajian PPPK dan P3K PW dari guru, tendik, teknis , dan nakes dari APBN.

FGD dibuka Wakil Ketua DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal dengan menghadirkan Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amin Suyitno, Dirjen GTK kementerian Pendidikan Dasar Menengah (Kemendikdasmen) Nunuk Suryani, dan Asisten Deputi Pengembangan Sistem Merit dan Evaluasi Manajemen Aparatur Sipil Negara KemenPANRB Katmoko Ari Sambodo.

"Semua hasil FGD sudah disampaikan kepada Pak Sufmi Dasco dan Pak Cucun," ucapnya 

Ratna mengimbau seluruh ASN khususnya PPPK paruh waktu atau P3K PW mengawal dan terus berdoa mudah-mudahan Presiden Prabowo bisa mengabulkan seluruh aspirasi P3K PW.

Dia juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada DPR RI, jajaran Kabinet Merah Putih, Mabes Polri. (esy/jpnn)


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesyia Muhammad


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jejak Karier PM Baru Inggris Andy Burnham: Menkes hingga Wali Kota Manchester
• 5 jam lalu
0
thumb
Alasan Kereta Api Tak Bisa Mengerem Mendadak, Simak Penjelasannya
• 10 jam lalu
0
thumb
Situasi Makin Gawat! AS Gempur Iran, Arab Saudi Dapat Keistimewaan Nuklir yang Menghebohkan
• 10 jam lalu
0
thumb
Calon Suami Jesslyn Datangi Polres Jakpus, Koordinasi Laporan Dugaan Penculikan
• 6 jam lalu
0
thumb
Arema FC Matangkan Persiapan untuk Piala Presiden 2026, Sudah Punya 11 Pemain Asing
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.