Calon Suami Jesslyn Datangi Polres Jakpus, Koordinasi Laporan Dugaan Penculikan

kumparan.com
1 hari lalu
Cover Berita

Calon suami Jesslyn Wijaya Lay, Evan (37), mendatangi Mapolres Metro Jakarta Pusat terkait laporan dugaan kasus penculikan, Selasa (21/7).

Kasus dugaan penculikan terhadap Jesslyn sebelumnya dilaporkan temannya yang berinisial NA kepada polisi pada Kamis (16/7). Sementara dugaan penculikan itu terjadi pada Senin (13/7) di sebuah restoran kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat.

Evan mengatakan laporan yang dilayangkan NA nantinya akan dicabut. Setelah itu, dia akan membuat laporan baru soal dugaan penculikan ini.

"Alasan dicabut adalah karena saya orang yang lebih berkepentingan dalam menemukan Jesslyn, dalam hal ini karena saya calon suaminya. Dan juga karena Nesya sebagai pelapor merasa terganggu dengan orang-orang yang telepon dia," kata Evan kepada wartawan di lokasi.

Meski demikian, kata Evan, rencana pencabutan laporan NA belum dapat dilakukan. Penyidik masih mempertahankan laporan yang telah dibuat sebelumnya.

“Kasat Reskrim belum mengizinkan untuk dicabut. Karena alasan pencabutan itu kan sebenarnya saya yang lebih berkepentingan untuk menemukan Jesslyn sebagai calon suami,” kata Evan.

Sementara itu, kuasa hukum Evan, Andi Darti, menjelaskan proses penyelidikan akan tetap berjalan meski pelapor berganti. Menurutnya, dugaan penculikan merupakan delik biasa sehingga tidak bergantung pada siapa pelapornya.

“LP-nya tetap. Ini kan delik biasa. Mau pelapornya siapa juga tidak ada masalah,” kata Andi.

Ia menambahkan, perkara dugaan penculikan tetap harus diusut oleh kepolisian meski nantinya terdapat pencabutan laporan.

“Kalau kami berharap memang ini harus diselidiki karena ini merupakan delik biasa. Jadi laporan dicabut pun perkara tetap akan jalan,” lanjut Andi.

Hingga kini, Evan masih terus berkoordinasi dengan penyidik dan berharap calon istrinya segera ditemukan.

“Sekarang saya fokus berkomunikasi dengan pihak kepolisian untuk mencari bukti-bukti dan petunjuk-petunjuk baru supaya Jesslyn bisa cepat ditemukan dan kembali menjalani kehidupannya yang normal,” tutur Evan.

Sebelumnya, dugaan penculikan Jesslyn dilaporkan terjadi saat korban menghadiri perayaan ulang tahun neneknya di Restoran Saung Kita, Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Senin (13/7). Menurut kuasa hukum, Andi Darti, korban diduga dibawa paksa oleh lima pria dan hingga kini belum kembali ke keluarga.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pesan Menyentuh Messi untuk Lamine Yamal: Masa Depan Milik Generasi Kalian
• 5 jam lalu
0
thumb
PMI Asal Serang Ngaku Disekap di Saudi, Pemprov Banten Turun Tangan
• 3 jam lalu
0
thumb
Lokasi PFII Belum Ditetapkan, Purbaya Pastikan tak Berada dalam KEK
• 16 jam lalu
0
thumb
Siswi MAN 2 Kota Malang Raih Medali Perak Olimpiade Biologi Internasional, Lolos Kuliah di ITB
• 11 jam lalu
0
thumb
PWI Sumut laporkan pengacara HP ke Polda
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.