REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 12 dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) berhasil lolos dalam Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026 by ParagonCorp, program pengembangan dosen untuk mencetak pendidik inspiratif, inovatif, dan mampu menjadi agen perubahan di dunia pendidikan.
Pencapaian ini menjadi bukti komitmen dosen UBSI dalam meningkatkan kompetensi sekaligus memperkuat kualitas pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
Keberhasilan tersebut sejalan dengan komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang telah terakreditasi Unggul dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengembangan sumber daya manusia
Khususnya, para dosen sebagai garda terdepan mencetak lulusan kompeten dan berdaya saing. Berbagai program peningkatan kapasitas terus didorong agar dosen mampu menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan tantangan era transformasi digital.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Adapun dua belas dosen UBSI yang berhasil lolos dalam Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026 by ParagonCorp adalah Untung Rohwadi, ST, M.Kom., Bintang Junita, S.E., M.M., Dra. Yani Sri Mulyani, M.M., Dzulchan Abror, M.Kom., Eni Reptiningsih, S.T.P., M.M., Lila Dini Utami, M.Kom., Lydia Salvina Helling, S.Kom., M.M.S.I., Rahmi Aulia Nurdini, M.Pd., Deby Puspitaningrum, S.Sos., M.Si., Sigit Wibawa, S.T., M.T., Silvia Nanda Putri Erito, M.Pd., serta RR Roosita Cindrakasih, S.H., M.I.Kom.
Rektor UBSI, Prof Dr Ir Mochamad Wahyudi, M.Kom., MM, M.Pd, IPU, ASEAN Eng mengapresiasi pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan para dosen menjadi cerminan semangat untuk terus mengembangkan diri sebagai pendidik profesional yang mampu menghadirkan pembelajaran berkualitas.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh dosen UBSI yang lolos Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026 by ParagonCorp. Pencapaian ini menunjukkan dedikasi dan komitmen dosen untuk terus mengembangkan diri sebagai pendidik profesional,” ujar Prof. Wahyudi dalam keterangan yang dikutip Selasa (21/7/2026).
Ia berharap, ilmu, pengalaman, serta jejaring yang diperoleh selama mengikuti program tersebut dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran sehingga memberikan manfaat bagi mahasiswa, institusi, maupun masyarakat luas.
Menurutnya, peningkatan kompetensi dosen berdampak langsung pada kualitas lulusan yang dihasilkan.
Prof Wahyudi juga menegaskan, UBSI akan terus mendukung para dosennya mengikuti berbagai program peningkatan kapasitas melalui kolaborasi dengan dunia industri maupun lembaga profesional.
Sinergi tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, inovasi, dan kebutuhan dunia kerja.
Melalui Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026 by ParagonCorp, para peserta akan memperoleh kesempatan mengembangkan kompetensi kepemimpinan, inovasi pembelajaran, serta memperkuat peran dosen sebagai academic changemaker.
Program ini diharapkan mampu melahirkan pendidik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menginspirasi mahasiswa untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Keberhasilan dua belas dosen tersebut, jelas dia, semakin menegaskan komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam membangun budaya akademik yang unggul melalui penguatan kualitas dosen.
‘’Dengan dosen yang terus berkembang dan adaptif terhadap perubahan. Kami optimistis mampu mencetak lulusan yang kompeten, inovatif, serta siap menghadapi tantangan di era transformasi digital," tutupnya.
Komentar (0)