Mau Rilis, Pengusaha Penasaran Bentuk-Produsen Motor Listrik Nasional

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: Penjualan motor listrik di awal tahun cukup tersendat imbas tidak adanya subsidi Rp 7 juta dari pemerintah. Pantauan CNBC Indonesia di dua diler motor listrik wilayah Jakarta Selatan pada Senin (13/1/2024) minim pengunjung yang datang. (Dok. Istimewa)

Jakarta, CNBC Indonesia - Wacana pembentukan motor listrik nasional masih menyisakan banyak tanda tanya, termasuk mengenai merek yang nantinya akan digunakan pemerintah. Hingga saat ini belum ada kepastian apakah pemerintah akan menggandeng produsen yang sudah ada atau membangun merek baru.

Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setiyadi mengaku belum mengetahui arah kebijakan tersebut karena belum ada pembahasan resmi dengan asosiasi.

"[Apakah menggandeng Gesits, Alva atau yang lain?] Enggak tahu saya. Kalau nanti akan digandeng, menurut saya Gesits kan punya BUMN, sudah lama ada. Saya enggak tahu apakah itu mau digedein lagi, dikuatkan atau seperti apa, saya juga belum tahu sampai sekarang," kata Budi kepada CNBC Indonesia, Selasa (21/7/2026).


Pelaku industri saat ini masih menunggu langkah pemerintah. Karena belum ada komunikasi resmi, asosiasi juga belum bisa memastikan keterlibatan produsen motor listrik yang sudah beroperasi di dalam negeri.

Namun pengusaha tetap membuka pintu apabila pemerintah ingin berdiskusi mengenai kondisi industri saat ini. Pengalaman para pelaku usaha dinilai dapat menjadi masukan dalam menyusun arah kebijakan.

"Kalau kita diajak mendalami kondisi existing atau progresnya ya kita siap. Tapi jangan sampai kita membantu, kemudian yang sudah mengembangkan dari awal malah tidak diajak kolaborasi," ujarnya.

Baca: Bos Motor Listrik Minta Pemerintah Tak Tinggalkan Pabrikan Swasta

Budi mengatakan industri motor listrik tidak dibangun dalam waktu singkat. Menurutnya, banyak perusahaan yang telah berjuang membangun pasar, meski dalam perjalanannya ada yang berkembang, bertahan, hingga berhenti beroperasi.

Karena itu, ia berharap pemerintah tetap memberikan ruang yang setara bagi seluruh pelaku industri apabila program motor listrik nasional benar-benar direalisasikan.

"Jangan sampai nanti sepertinya yang punya pemerintah diutamakan, yang ini sudah mati. Jangan. Kita harus punya level yang sama untuk hadir di masyarakat," tegasnya.

Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto mengungkap motor listrik ini akan diproduksi langsung oleh anak Indonesia. Namun begitu, ia tidak merinci merek dan kapan motor tersebut akan diluncurkan.

"Sebentar lagi kita sudah punya motor nasional. Saya akan launching beberapa minggu ini motor listrik nasional," kata Prabowo dalam pidatonya di acara Panen Raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7).

Baca: Bos Gaikindo Ungkap Hal Tak Terduga Soal Insentif EV

(dce) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Gak Cuma Produksi Baterai Baru, IBC Bakal Daur Ulang Baterai EV

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
RI Bangun Ekosistem Hidrogen, Potensi Investasinya Rp 32 Triliun!
• 7 jam lalu
0
thumb
11 LC Diamankan Satpol PP Kota Probolinggo
• 2 jam lalu
0
thumb
Penjualan Rumah Subsidi Turun 24%, Penyebabnya Banyak-Termasuk SLIK
• 3 jam lalu
0
thumb
Tawuran Mengerikan di Karawang, 5 Jari Tangan Siswa SMK Putus Disabet Senjata Tajam
• 9 jam lalu
0
thumb
Danantara Investment Management Serahkan CLoA ke 8 Mitra Terpilih PSEL Tahap Kedua
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.