JAKARTA, DISWAY.ID - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri biofarmasi nasional melalui pemberian sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) kepada PT Selatox Bio Pharma (Selatox).
Dukungan tersebut disampaikan Kepala BPOM Taruna Ikrar saat peresmian fasilitas manufaktur biofarmasi Selatox di Cikarang, Jawa Barat pada Senin, 20 Juli 2026.
Menurutnya, industri biofarmasi saat ini menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan paling pesat di dunia.
Adapun nilai pasar produk biologis secara global telah melampaui 1,3 triliun dolar Amerika Serikat.
Ia menjelaskan sekitar 65 persen pasar farmasi di dunia saat ini didominasi produk biologis, sedangkan hasil chemical synthetic hanya berkontribsi sekitar 35 persen.
"Kondisi ini menunjukkan bahwa biofarmasi menjadi sektor strategis dengan peluang bisnis yang sangat besar." jelas Taruna Ikrar di kawasan Cikarang, Jawa Barat, pada Senin, 20 Juli 2026.
Ia juga menjelaskan bahwa salah satu produk biologis yang memiliki potensi sebagai peluang bisnis besar adalah Toksin Botulinum.
Selain menjadi kebutuhan estetika, Botulinum Toxin juga memiliki potensi besar untuk mengembangan terapi medis.
"Kita memahami botulinum toksin bagian dari toksin bilogis, dengan perkembangan masyarakat dalam kondisi spesifik, ini juga merupakan pasar yang sangat besar," terangnya.
Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Indonesia telah mencapai sekitar 290 juta jiwa dan diperkirakan menembus 300 juta jiwa dalam beberapa tahun mendatang.
Dengan jumlah penduduk yang terus meningkat, kebutuhan terhadap produk kesehatan, farmasi, maupun biofarmasi diproyeksikan ikut bertambah.
Oleh karena itu, BPOM menegaskan seluruh produk farmasi, pangan, maupun kosmetik yang beredar wajib memenuhi tiga aspek utama yakni keamanan, mutu, dan khasiat sesuai klaim perusahaan.
Lebih lanjut, Kepala BPOM menegaskan bahwa sertifikat CPOB yang diterbitkan bukan sekadar bentuk dukungan terhadap investasi.
Namun juga merupakan bukti bahwa fasilitas produksi perusahaan telah memenuhi standar internasional.
"Sertifikat ini merupakan jaminan bahwa Selatox akan memenuhi standar yang tepat, standar global hingga internasional, serta standar mutu dan efikasi," sambung Taruna Ikrar.
- 1
- 2
- »






Komentar (0)