Liputan6.com, Jakarta - Viral kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Jakarta Selatan roboh sejak November 2024. Siswa tetap menjalani kegiatan belajar mengajar dalam kondisi darurat.
Siswa belajar di musala dan lapangan sekolah yang disulap menjadi ruang kelas darurat dan seadanya sambil menunggu kepastian renovasi.
Advertisement
Salah seorang orang tua siswa, Evi Afrida, mengatakan musala dan lapangan kerap dimanfaatkan sebagai tempat belajar, terutama saat kegiatan belajar mengajar berlangsung pada siang hari.
Menurut Evi, sebelum bangunan roboh, orang tua tidak pernah menduga kondisi sekolah akan mengalami kerusakan parah. Selama ini, perbaikan yang dilakukan hanya bersifat ringan.
"Enggak ada, karena bangunan lama. Enggak ada curiga, cuman ada perbaikan-perbaikan kecil aja sih. Belum renovasi total. Terakhir kan renov cuman genteng sama pake baja ringan," kata Evi di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Selasa (21/7/2026).
Ia berharap pemerintah segera membangun kembali gedung sekolah agar para siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman. Evi juga mempertanyakan lambatnya proses renovasi meski bangunan sekolah sudah lama roboh.
"Lama banget, padahal sekolahnya ini roboh bukannya renovasi lagi. Ini benar-benar roboh, nggak layak banget. Miris lihatnya," ujarnya.
Bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi roboh saat hujan deras mengguyur Jakarta bertepatan dengan pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta pada 27 November 2024.
Akibat kejadian tersebut, empat ruang kelas dan satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) mengalami kerusakan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, orang tua mengaku khawatir sisa bangunan yang rusak dapat membahayakan keselamatan siswa maupun warga sekitar.
Sejak insiden itu, para orang tua terus meminta kepastian mengenai rencana perbaikan sekolah. Namun hingga kini, mereka mengaku belum mendapat kejelasan.
Selain mengganggu kegiatan belajar mengajar, kondisi bangunan yang rusak juga berdampak pada aktivitas mengaji siswa yang terpaksa dihentikan. Orang tua berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera merealisasikan pembangunan kembali sekolah agar proses belajar dapat kembali berlangsung secara normal.





Komentar (0)