Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Jenderal Pol (Purn.) Agus Andrianto berharap anak-anak yang menjadi warga binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) berubah. Mereka yang masuk LPKA karena melanggar aturan dan hukum, bisa keluar menjadi lebih baik.
Hal itu disampaikan oleh Agus saat memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di LPKA Klas 1 Tangerang. Dalam momen itu turut dilakukan dialog untuk memberikan inspirasi dan harapan bagi anak-anak tersebut.
"Mudah-mudahan selama menjalani proses pendadarannya mendapatkan hikmah dari perjalanan tadi. Kalau dari hasil komunikasi, ada beberapa mereka yang terlibat kasus narkotika, ada yang terlibat kasus pengeroyokan motor, tapi kebanyakan kasusnya adalah kasus asusila dan tawuran," kata Agus di lokasi, Selasa (21/7).
"Oleh karena itu mudah-mudahan ini bisa mendapatkan hikmah. Hikmah itu akan datang kepada orang yang mendapatkan cobaan. Ini adalah salah satu cobaan," sambungnya.
Dia berharap juga anak-anak binaan setelah selesai dibina bisa kembali ke masyarakat dan berkontribusi di sana.
"Siap kembali ke masyarakat dan siap memberikan kontribusi untuk mendukung pemerintah di dalam mewujudkan cita-citanya memajukan Indonesia di masa mendatang," ujarnya.
Lebih lanjut, Agus mengatakan, saat ini pihaknya membina kurang lebih 1.733 warga binaan anak di seluruh LPKA di Indonesia.
Turut hadir dalam momen tersebut Kepala KSP Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman. Agus berharap, kehadiran Dudung bisa menjadi motivasi bagi anak-anak yang tengah dibina.
"Kami yakin kehadiran Bapak akan membawa berkah bagi jajaran pemasyarakatan khususnya anak-anak yang saat ini sedang menjalani proses pembinaan di tempat kami Pak," kata Agus.
"Mudah-mudahan akan memberikan semangat motivasi yang besar karena beliau ini memiliki multitalenta yang mudah-mudahan ini bisa ditularkan kepada kita semua," pungkasnya.






Komentar (0)