Prabowo Minta Kartu Identitas Tunggal Digital Segera Dieksekusi, Apa Lagi Itu?

disway.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mempercepat reformasi birokrasi melalui penyederhanaan regulasi dan digitalisasi layanan pemerintahan, termasuk percepatan implementasi Single National Identity Card atau "Kartu Identitas Tunggal" sebagai bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan.

Prabowo menyebut Indonesia berada di jalur yang tepat dalam pembangunan, namun tetap perlu melakukan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan.

“Kita yakin berada di arah yang benar, tapi kita juga waspada. Kita koreksi diri, kita tahu bahwa efisiensi kita masih kurang. Regulasi kita terlalu banyak, peraturan kita terlalu banyak,” ujar Prabowo dalam Sidang Kabinet di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7).

BACA JUGA:Dapat Uang Saku UMP Plus Peluang Kerja, Pendaftaran Magang Nasional Dibuka Hingga 28 Juli!

Sebagai langkah perbaikan, Prabowo menegaskan pentingnya menyederhanakan birokrasi melalui pemanfaatan teknologi digital. Pemerintah, kata dia, tengah merintis digitalisasi pemerintahan melalui GovTech dan berbagai program transformasi digital lainnya.

“Saya tegaskan di sini, kita harus sederhanakan pemerintahan. Kita akan mulai melaksanakan atau sudah merintis ke arah digitalisasi pemerintahan, dengan GovTech, dengan program-program lainnya,” katanya.

Prabowo juga berharap implementasi Single National Identity Card dapat segera direalisasikan agar layanan publik menjadi lebih terintegrasi, efisien, dan mudah diakses masyarakat.

“Saya berharap nanti single national identity card bisa dieksekusi, bisa diimplementasi dengan sebaik-baiknya. Kita terus sederhanakan peraturan-peraturan menteri dan sebagainya,” ungkapnya.

BACA JUGA:Pemerintah Rombak Mekanisme Program MBG, Pengawasan Bahan Pangan Diperketat

Selain itu, Prabowo menilai Indonesia telah memiliki sistem perlindungan sosial yang kuat sebagai hasil pembangunan yang berkesinambungan.

“Salah satu prestasi kita adalah bahwa sekarang kita memiliki sistem perlindungan sosial yang menurut saya, merupakan salah satu yang terkuat di dunia,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Prabowo juga menegaskan bahwa berbagai capaian pembangunan merupakan hasil estafet kepemimpinan nasional dari para presiden sebelumnya. Menurutnya, tugas pemerintah saat ini adalah melanjutkan, membangun, dan menyempurnakan fondasi yang telah ada.

“Saya selalu mengakui ini adalah long march semua dari Bung Karno, dari Soeharto, Megawati, Gus Dur, Jokowi, semua hasil dari kerja keras pemerintah kita. Tugas kita, kita bangun kita perbaiki,” pungkas Prabowo.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemkab Jember Bebaskan Denda Pajak Hingga 30 September 2026
• 8 jam lalu
0
thumb
Sentilan "Uenak Aja" Presiden di Tengah Dera Multitantangan Harga Pangan
• 10 jam lalu
0
thumb
Lokasi PFII di Bali Segera Ditetapkan, Purbaya Pastikan yang Paling Menarik Investor
• 3 jam lalu
0
thumb
Mengenal Sore Loser, Label yang Disematkan kepada Argentina usai Tak Berhasil Angkat Trofidi Final Piala Dunia 2026
• 1 jam lalu
0
thumb
Bisakah Makanan Bertindak sebagai Obat?
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.