Jelang Open Dumping Distop, Truk Sampah ke Bantargebang Turun 900 Unit Per Hari

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan jumlah truk pengangkut sampah yang masuk ke TPST Bantargebang telah menurun menjadi sekitar 900 unit per hari. Penurunan itu terjadi di tengah upaya Pemprov DKI menggencarkan program pilah sampah menjelang penghentian praktik open dumping pada 1 Agustus 2026.

Pramono mengatakan, sebelumnya sekitar 1.200 truk sampah masuk ke Bantargebang setiap harinya. Namun, jumlah tersebut kini mulai berkurang.

“Secara perlahan-lahan, dulu setiap hari itu di Bantargebang transportasi truknya yang masuk ke Bantargebang itu kurang lebih 1.200. Sekarang ini sudah mengalami penurunan, bahkan beberapa waktu yang lalu di sekitar 900-an,” kata Pramono kepada wartawan, Selasa (21/7).

Menurut Pram, penurunan tersebut menunjukkan program pilah sampah mulai memberikan dampak terhadap pengurangan volume sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang.

“Jadi artinya ada penurunan yang cukup signifikan dan itu akan kami lanjutkan dengan program pilah sampah. Sekali lagi sebagai Gubernur Jakarta, saya mengharapkan betul bahwa program pilah sampah ini dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Pramono menegaskan, Pemprov DKI saat ini terus menggencarkan implementasi Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

Pramono mengatakan seluruh infrastruktur pemerintah didorong untuk menerapkan pemilahan sampah dari sumber agar beban sampah yang dikirim ke Bantargebang semakin berkurang.

“Program pilah sampah Ingub Nomor 5 Tahun 2026 sekarang ini memang betul-betul digalakkan oleh Pemerintah DKI Jakarta. Jadi semua infrastruktur yang ada diminta, setengah dipaksa, untuk melakukan pilah sampah. Karena itulah cara untuk mengurangi beban tekanan sampah ke Bantargebang,” kata Pramono.

Selain memperkuat pemilahan sampah, Pemprov DKI juga menyiapkan pengoperasian Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) sebelum kebijakan penghentian open dumping diberlakukan mulai 1 Agustus mendatang.

Pramono mengatakan, pemerintah telah berinvestasi pada sejumlah peralatan dan menggandeng pihak swasta agar sampah dapat diolah di TPS 3R sebelum dikirim ke Bantargebang.

“Sekarang ini Pemerintah DKI Jakarta betul-betul untuk TPS 3R-nya itu dihidupkan kembali dan kami investasi beberapa peralatan dan kerja sama juga dengan swasta. Mudah-mudahan dengan ini residu yang akan tetap dikirim ke Bantargebang itu akan berkurang banyak,” ujarnya.

Lebih lanjut Ia mengungkapkan akan meninjau langsung empat hingga lima TPS 3R di Jakarta dalam pekan ini untuk memastikan kesiapan fasilitas tersebut.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kemarau Diprediksi Panjang, Pramono Minta Warga Waspadai Kebakaran
• 10 jam lalu
0
thumb
Pengusaha Didorong Angkat Potensi Ekonomi Lokal
• 9 jam lalu
0
thumb
PSIM Rekrut Mantan Bek PSM Ahmad Agung
• 4 jam lalu
0
thumb
Polisi Wonogiri yang Kirim Foto Cabul ke Anak Atasannya Terancam Dipecat
• 6 jam lalu
0
thumb
Pramono Imbau Warga Jakarta Waspadai Kebakaran Selama Musim Kemarau Panjang
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.