BOGOR, KOMPAS.com - Lapangan Sempur, Kota Bogor, Jawa Barat, akan ditutup sementara untuk umum mulai Rabu (22/7/2026) hingga Jumat (31/7/2026).
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Chusnul Rozaqi, mengatakan, penutupan dilakukan untuk perbaikan jogging track yang rusak sekaligus persiapan upacara peringatan HUT Ke-81 RI.
"Ada perbaikan jogging track sempur dilanjut persiapan paskibra," kata Chusnul saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Selasa (21/7/2026).
Baca juga: Warga Jakpus Menolak Digusur, Kami Sudah 5 Generasi Tinggal di Sini, Sebelum Indonesia Merdeka
Sementara itu, Sekretaris Disperumkim Kota Bogor, Erwin Gunawan mengatakan, proyek perbaikan jogging track rencananya akan selesai pada 14 Agustus 2026.
"Iya (proyek perbaikan) itu sesuai kontrak (sampai 14 Agustus), diperkirakan pekerjaan selesai sebelum tanggal tersebut karena akan digunakan untuk persiapan upacara 17 Agustus," kata Erwin dikonfirmasi terpisah, Selasa.
KOMPAS.com/REGI PRATASYAH VASUDEWA Kondisi jogging tracks lapangan Sempur, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (21/7/2026).
Selama Lapangan Sempur ditutup, masyarakat yang biasa berolahraga diminta beralih ke lokasi lain.
Menurut Erwin, warga dapat memanfaatkan jogging track di Alun-alun Kota Bogor, Lapangan Manunggal, Taman Lapangan Kresna, kawasan Sistem Satu Arah (SSA), maupun Kebun Raya Bogor.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, jogging track berwarna biru dengan garis putih tampak mengelupas di sejumlah titik.
Lapisan karet (rubber) yang rusak memperlihatkan permukaan beton di bawahnya.
Baca juga: Psikolog: PayLater Terasa Tak Menyakitkan, Padahal Tetap Utang
Sejumlah pekerja juga terlihat mengelupas lapisan rubber jogging track untuk proses perbaikan.
Pada papan informasi proyek, perbaikan jogging track memiliki nilai kontrak sebesar Rp 399 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor, dengan target penyelesaian pada 14 Agustus 2026.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Komentar (0)