Semarang: Hujan ringan masih berpotensi mengguyur tujuh daerah di Jawa Tengah pada Selasa, 21 Juli 2026, meskipun musim kemarau tengah berlangsung dan diprediksi masih cukup panjang.
Dari pagi hingga siang, cuaca di sebagian besar wilayah Jateng diprediksi cerah berawan hingga berawan. Memasuki sore hingga awal malam, hujan ringan berpeluang turun di 7 daerah, khususnya di kawasan pegunungan dan dataran tinggi.
"Hujan ringan berpeluang turun di 7 daerah di Jawa Tengah, di tengah musim kemarau yang berlangsung saat ini," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Winda Ratri, Selasa, 21 Juli 2026.
Winda Ratri menyebutkan, tujuh daerah yang berpotensi diguyur hujan ringan adalah Purbalingga, Banjarnegara, Mungkid, Batang, Kajen, Slawi, dan Bumiayu. Sementara itu, sebagian besar wilayah lainnya diprediksi cerah berawan dan berawan sepanjang hari.
"Waspadai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) karena banyak tanaman dan pohon kering," tambahnya.
Baca Juga :
Jaksel dan Jaktim Diprediksi Dilanda Hujan Hari Ini
Selain hujan, masyarakat juga diminta mewaspadai angin kencang yang masih bertiup dari arah Timur ke Selatan dengan kecepatan 5–35 kilometer per jam. Suhu udara berkisar antara 16 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan 45–95 persen.
Di perairan Utara Jawa Tengah, kondisi rob dan gelombang tinggi mulai menunjukkan penurunan. Meski demikian, banjir di kawasan pesisir sejumlah daerah pantura belum sepenuhnya surut akibat rob cukup tinggi pada beberapa hari sebelumnya.
Ilustrasi hujan Medcom.id
Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Retna Swasti Karini mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di perairan utara dan selatan agar tetap waspada. Gelombang di atas 1,25 meter dengan kecepatan angin lebih dari 15 knot berisiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi nelayan, tongkang, serta kapal angkutan barang dan penumpang.
"Waspadai gelombang tinggi masih berlangsung di perairan selatan yang masih berkisar 1,25-2,5 meter," ujar Retna.





Komentar (0)