JAKARTA - Jumlah korban tewas akibat gempa ganda yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Berdasarkan data terbaru yang dirilis pemerintah Venezuela, jumlah korban meninggal dunia kini mencapai 5.208 orang.
Dilansir dari bnonews, Selasa (21/7/2026). Laporan resmi pemerintah yang dirilis mencatat angka korban tewas meningkat 89 orang dibandingkan sehari sebelumnya. Selain itu, sebanyak 16.740 orang dilaporkan mengalami luka-luka, sementara 6.462 orang berhasil diselamatkan.
Pemerintah juga menyebutkan sebanyak 39.935 pasien telah mendapatkan perawatan medis atau bertambah 1.643 orang dibandingkan laporan pada Sabtu. Sementara itu, bantuan telah disalurkan kepada 128.324 keluarga terdampak.
Gempa bumi mengguncang wilayah dekat Montalbán pada 24 Juni. Peristiwa yang oleh Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) disebut sebagai gempa kembar itu diawali gempa bermagnitudo 7,2, kemudian disusul gempa berkekuatan magnitudo 7,5 hanya 39 detik kemudian.
Bencana tersebut kini tercatat sebagai gempa bumi paling mematikan ke-12 pada abad ke-21. Jumlah korban jiwanya berada di bawah gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Myanmar bagian tengah pada Maret 2025, yang menewaskan lebih dari 5.400 orang di Myanmar dan negara tetangganya, Thailand.
(Awaludin)





Komentar (0)