Polusi Debu di Kawasan Tambang Cipatat, DLH Jabar Dalami Dugaan Pencemaran Udara

republika.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Hamparan debu yang menutupi atap rumah warga menjadi pemandangan sehari-hari di kawasan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Hasil uji laboratorium awal Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat menemukan tiga parameter pencemar udara, yakni Total Suspended Particulate (TSP), PM10, dan PM2,5, melampaui baku mutu lingkungan di sekitar kawasan pabrik kapur dan tambang Citatah.

Meski demikian, DLH menegaskan hasil tersebut masih bersifat awal dan belum menjadi dasar penetapan kesimpulan akhir karena pengujian lanjutan di sejumlah titik yang lebih representatif masih terus dilakukan.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara Foto
Advertisement

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Masih Ada Sekolah Rusak dan Terbengkalai di Jakarta
• 2 jam lalu
0
thumb
Eks Jampidsus Febrie Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
• 11 jam lalu
0
thumb
Pramono: 5 Hari Naik MRT, LRT, dan TransJ Cuma Rp 1 Saat HUT 5 Abad Jakarta
• 29 menit lalu
0
thumb
KDKMP Kelurahan Kober Bangun Kepercayaan Warga Lewat Usaha Sembako dan Tata Kelola Transparan
• 4 jam lalu
0
thumb
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.