Prabowo Minta MBG Fokus Tekan Stunting, BGN Evaluasi Penerima Manfaat

kompas.tv
14 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS TV – JAKARTA, KOMPAS TV – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengatakan pihaknya akan melakukan refocusing Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto agar lebih tepat sasaran, terutama untuk daerah dengan angka stunting yang tinggi.

Menurut Agustina, selama ini penentuan penerima manfaat lebih banyak mengikuti lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tanpa mempertimbangkan tingkat stunting maupun kebutuhan gizi di suatu wilayah.

BGN kini menyisir ulang data sekitar 62,7 juta penerima manfaat untuk memastikan tidak terjadi data ganda maupun tumpang tindih pelayanan.

"Kami sisir betul-betul karena ternyata ada satu sekolah yang dilayani dua SPPG. Ada indikasi ini bisa jadi dobel. Itu yang satu per satu kami sisir supaya benar-benar datanya tepat," ujarnya. (Timecode 3:29)

Selain itu, BGN akan mengalihkan fokus penerima manfaat kepada kelompok yang dinilai paling membutuhkan intervensi gizi, seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, sebagai upaya menekan angka stunting.

"Jadi yang pertama kami perbaiki 63 juta itu beneran enggak sih? Itu pertama. Kalau itu berapa yang benar, lalu berapa yang seharusnya kami berikan? daerah-daerah mana, anak-anak yang mana yang memang harus kami dahulukan gitu.," katanya. (timecode 5:33)

Agustina menambahkan, Presiden memberikan waktu satu bulan untuk menyelesaikan evaluasi tersebut.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Vila

#sidangkabinet #bgn #purbaya #wakilbgn

Penulis : Yuilyana

Sumber : Kompas TV

Tag
  • bgn
  • mbg
  • agustina arumsari
  • prabowo
  • stunting
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kemarau, pendaki diimbau waspada saat gunakan api guna cegah karhutla
• 4 jam lalu
0
thumb
Polri Sebut Kasus Kredit PPA Rugikan Negara Hampir Rp 40 Miliar
• 15 jam lalu
0
thumb
Lewat Paripurna, DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia
• 2 jam lalu
0
thumb
Konflik Berdarah Adonara NTT, PDIP Minta Aparat Upayakan Mediasi
• 8 jam lalu
0
thumb
200 KK Terdampak Banjir Bandang Melanda Kecamatan Tukka, Ini Penyebabnya
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.