Menteri Muslim Singapura Mundur Gegara Interaksi Online dengan Perempuan

detik.com
19 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Pelaksana tugas (Plt) Menteri Urusan Muslim Singapura, Muhammad Faishal Ibrahim mengundurkan diri setelah interaksinya dengan seorang perempuan dinilai tidak memenuhi standar etik pejabat publik.

Faishal Ibrahim memilih mundur meski penyelidikan menyimpulkan tidak ada tindak pidana. Sebelumnya kedua pihak juga sempat saling melayangkan tuduhan pelecehan.

Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong mengatakan sebagian besar interaksi keduanya terjadi melalui pesan daring dan beberapa pertemuan di sela-sela kegiatan publik.

Baca juga: PM Lawrence Wong Doakan Pemerintah RI Berhasil: Masa Depan Kita Terkait Erat

"Masalah ini sampai ke perhatian kami sekitar sebulan yang lalu ketika Kantor Perdana Menteri menerima email dari seorang perempuan warga masyarakat mengenai interaksinya dengan Faishal," kata Wong dalam sebuah pernyataan, dilansir media Channel News Asia, Senin (20/7/2026).

Wong telah meminta agar masalah ini segera ditindaklanjuti, dan Faishal serta perempuan tersebut telah diwawancarai secara terpisah untuk memahami keterangan masing-masing, tambahnya.

Kedua pihak kemudian mengajukan tuduhan pelecehan terhadap satu sama lain, dan masalah tersebut dirujuk ke polisi, yang menyelidiki tuduhan tersebut.

"Setelah mempertimbangkan dengan saksama fakta dan keadaan, dan setelah berkonsultasi dengan Kejaksaan Agung, dinilai bahwa tidak ada pelanggaran pidana yang dilakukan oleh kedua belah pihak," kata Wong dalam pernyataan tersebut.

Tidak akan ada tindakan pidana yang diambil terhadap salah satu dari mereka.

"Namun ada pertanyaan terpisah mengenai apakah perilaku Faishal memenuhi standar yang diharapkan dari seorang pemegang jabatan politik dan anggota parlemen," kata Wong.

"Setelah merenungkan masalah tersebut, Faishal mengakui bahwa perilakunya tidak memenuhi standar tersebut, dan mengajukan pengunduran diri," imbuhnya.




(ita/ita)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Klarifikasi Penangkapan WNA Palestina, Polri: Bukan Aktivis tapi Buronan Terorisme
• 18 jam lalu
0
thumb
Kesepian Bukan Soal Sunyi, tapi Soal Lupa
• 11 jam lalu
0
thumb
Situasi Makin Gawat! AS Gempur Iran, Arab Saudi Dapat Keistimewaan Nuklir yang Menghebohkan
• 37 menit lalu
0
thumb
Hasto Minta Kasus Febrie Diusut Berdasarkan Fakta, Bukan Narasi Politik
• 15 jam lalu
0
thumb
Cegah Calo, Pendaftaran Magang Nasional 2026 Pakai Verifikasi Biometrik
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.