Prabowo Ungkap 66 Juta Rumah Tangga Terima LPG Bersubsidi

cnbcindonesia.com
1 hari lalu
Cover Berita
Foto: (YouTube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan besarnya sebaran subsidi energi yang diberikan pemerintah kepada masyarakat. Setidaknya, puluhan juta rumah tangga di Indonesia menikmati berbagai bentuk subsidi, mulai dari LPG, Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga listrik.

Ia pun memerinci sebanyak 66,4 juta rumah tangga menerima subsidi LPG. Jumlah tersebut, menurutnya, jauh lebih besar dibandingkan negara-negara tetangga.

"Subsidi LPG, 66 juta rumah tangga menerima subsidi LPG 66 juta 400 ribu rumah tangga, dua kali Malaysia. 12 kali Singapura, boleh juga ya pemerintah RI," ungkap Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).


Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pemerintahan sejak masa Presiden pertama RI Soekarno hingga saat ini.

"Saudara, tanpa kita sadari apa yang kita capai dan selalu saya katakan, Saudara-Saudara, marilah kita sadar ini prestasi kita bersama dari zaman Bung Karno sampai sekarang," kata dia.

Selain subsidi LPG, Prabowo juga memaparkan berbagai program subsidi energi lainnya. Misalnya saja BBM jenis Solar, pemerintah memberikan subsidi dan kompensasi kepada sekitar 484 ribu rumah tangga.

Kemudian, kompensasi BBM jenis Pertalite mencapai sekitar Rp89 ribu per bulan yang dinikmati hampir 34 juta rumah tangga. Tak hanya itu, pemerintah juga menyalurkan subsidi dan kompensasi listrik sekitar Rp130 ribu hingga Rp150 ribu per bulan kepada 87 juta rumah tangga.

"Tunjukkan negara mana seperti kita, ada yang lebih hebat pasti. Bangsa Indonesia not bad lah. Jangan anggap enteng kita terus we are strong. We are strong, we are rich dan we will be richer," katanya.

Baca: Prabowo Targetkan Ekspor Lewat DSI Berlaku Penuh 1 September 2026

(ven/wia) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Siap-siap! Bahlil Minta Warga RI Pakai CNG Agar Impor LPG Turun

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menteri Perhubungan: Angkutan Perintis Tidak Akan Berhenti
• 21 jam lalu
0
thumb
Jangan Salah Beli! Ini Bedanya Barang Mewah Investasi vs Cuma Tren
• 20 jam lalu
0
thumb
Langkah Tegas KQ Entertainment untuk Lindungi ATEEZ dari Fitnah & Komentar Jahat
• 2 jam lalu
0
thumb
BGN Ungkap Evaluasi MBG Fokus ke Penerima Manfaat hingga Insentif SPPG
• 9 jam lalu
0
thumb
Versi Pengamat, Kejadian Nepal Bisa Terjadi di Indonesia, Pemerintah Jangan Anggap Enteng
• 8 menit lalu
0
Berhasil disimpan.