Jakarta, tvOnenews.com - Nama Hard Gumay kembali menjadi perbincangan publik setelah beredar sebuah video di media sosial yang mengaitkan dirinya dengan Ruben Onsu. Video tersebut ramai dibahas warganet karena menampilkan sosok yang disebut sebagai Hard Gumay tengah memegang foto Ruben Onsu, disertai narasi bahwa foto tersebut ditemukan di kawasan Gunung Kawi.
Konten yang beredar luas di TikTok itu sontak memancing berbagai spekulasi. Tidak sedikit netizen yang mempertanyakan kebenaran informasi tersebut, terlebih Gunung Kawi selama ini kerap dikaitkan dengan berbagai cerita mistis yang menjadi perhatian publik.
Menanggapi viralnya video tersebut, Hard Gumay akhirnya memberikan klarifikasi. Praktisi spiritual itu dengan tegas membantah seluruh narasi yang beredar dan memastikan bahwa informasi dalam video tersebut tidak benar.
Saat dikonfirmasi pada Senin (20/7/2026), Hard Gumay menegaskan bahwa video yang mengatasnamakan dirinya tersebut merupakan konten palsu. Ia meminta masyarakat agar tidak mudah memercayai informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.
“Bohong itu palsu,” ujar Hard Gumay melalui pesan singkat WhatsApp.
Menurut Hard Gumay, video tersebut tidak hanya berisi informasi yang menyesatkan, tetapi juga termasuk bentuk penipuan yang merugikan dirinya karena mencatut nama dan citranya tanpa dasar yang benar.
Ia bahkan menilai penyebar konten semacam itu semestinya mendapat tindakan hukum agar tidak kembali membuat informasi bohong yang dapat menyesatkan masyarakat.
“Penipuan konten orang yang patut kita penjarakan,” tutup Hard Gumay.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi bantahan atas isu yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Hingga kini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Hard Gumay pernah menemukan foto Ruben Onsu di Gunung Kawi sebagaimana disebutkan dalam video viral tersebut.
Diketahui, video yang beredar di TikTok memperlihatkan seseorang yang disebut sebagai Hard Gumay sedang memegang foto Ruben Onsu. Video itu kemudian disertai narasi yang mengklaim bahwa foto sang presenter ditemukan di Gunung Kawi.
Narasi tersebut dengan cepat menyebar dan memicu berbagai komentar dari warganet. Sebagian mempertanyakan kebenarannya, sementara yang lain langsung mengaitkannya dengan isu-isu mistis yang selama ini kerap berkembang di media sosial. (cmi)





Komentar (0)