Gebrakan Janner Clay Siahaan: Rilis 6 Karya Sekaligus Sebelum Balik ke Amerika

kumparan.com
17 jam lalu
Cover Berita

Industri musik Tanah Air kembali kedatangan karya dari komposer Janner Clay Siahaan, atau yang akrab disapa Tongclay Siahaan.

Alih-alih merilis karya bertahap seperti pada umumnya, Tongclay memilih meluncurkan enam lagu ciptaannya secara bersamaan di bawah naungan Sixty Nine Music Factory.

Momen ini diresmikan dalam sebuah acara peluncuran di Bali Coffee Club, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Enam karya tersebut merangkum perjalanan kreatif Tongclay yang melibatkan deretan penyanyi berbakat dengan karakter vokal yang beragam.

Alasan Tongclay Merilis Enam Lagu Langsung

Keputusan merilis enam lagu sekaligus bukan tanpa alasan. Bagi Tongclay, keenam lagu ini merupakan satu kesatuan visi musikal yang tidak ingin ia pecah.

Selain itu, mobilitas antara Indonesia dan Amerika Serikat menjadi faktor penentu di balik strategi rilis borongan ini.

"Kenapa barengan rilisnya? Kenapa nggak satu aja? Karena payungnya adalah enam karya saya. Enam karya ini kalau saya rilis satu per satu, panjang. Bisa sampai akhir tahun," kata Tongclay lewat keterangan resmi.

Tongclay ingin kesempatannya di Indonesia bisa dimanfaatkan untuk memperkenalkan seluruh karya ciptaannya.

"Berhubung saya nggak selalu ada di Indonesia, ketika ada kesempatan saya memang harus sama-sama menyelesaikan ini dan harus rilis. Jadi sekalian saja kita jalanin press conference dan launching-nya," tuturnya.

Buah Kontemplasi dan Kolaborasi

Enam lagu ini hasil dari proses kreatif yang mendalam. Tongclay menyebut, setiap lagu lahir dari jiwa dan energi yang ia bangun bersama para kolaboratornya.

"Keenam karya ini adalah buah dari proses kontemplasi dan kolaborasi panjang yang melibatkan hati dan energi luar biasa," ucapnya.

Keberagaman genre dan warna vokal menjadi kekuatan utama dalam proyek ini. Lagu pertama dinyanyikan Chikal berjudul Aku Kamu Jadi Satu. Lagu kedua dinyanyikan IKINIKO berjudul Terhempas, dan lagu ketiga dibawakan TRI3VOICES dengan lagu Kita Ratu Dansa.

Ada juga lagu yang ia nyanyikan sendiri bersama Sisca Insani berjudul Surat Untuk Penakluk Hatiku, Vitalia dengan lagu Kamu Sedikit Gila, dan Chaplin dengan lagu berjudul Hey.

Tongclay mengaku selektif dalam memilih penyanyi yang akan membawakan karyanya. Ia percaya setiap lagu memiliki jodohnya masing masing.

Misalnya, Chikal, yang ia nilai memiliki potensi besar untuk bersinar lebih terang.

"Ichal (Chikal) ini suaranya luar biasa dan saya tidak ingin dia hidupnya biasa-biasa saja, maka dari itu saya mau produseri dia," kata Tongclay.

Cerita unik juga datang dari kolaborasinya dengan Vitalia. Tongclay mengatakan bahwa mereka sempat tarik-ulur.

"Sementara Vitalia, saya sudah tawarkan lagu saya setahun sebelumnya. Sempat tarik-ulur, akhirnya saat sudah merasa klik, mau juga dia membawakan karya saya," ucap Tongclay.

Keenam lagu ini sudah bisa dinikmati secara luas di berbagai platform musik digital.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gotong Royong Bersih-Bersih Monumen Pahlawan TRIP
• 17 jam lalu
0
thumb
Warga Gaza Rayakan Gelar Juara Dunia Spanyol di Tengah Puing Perang
• 23 jam lalu
0
thumb
MUI Sulsel Ajak Warga Perkuat Semangat Toleransi
• 22 jam lalu
0
thumb
Eropa Melunak soal Pasar Karbon, Revisi Aturan ETS Digulirkan demi Daya Saing
• 22 jam lalu
0
thumb
Tenaga Honorer SDN 3 Bantaran Probolinggo Diduga Dibacok di Ruang Guru, Polisi Selidiki Motif
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.