Kebakaran Jadi Ancaman Utama di Perkotaan, Wali Kota Mojokerto Minta Santri Siaga Hadapi Bencana

beritajatim.com
19 jam lalu
Cover Berita

Mojokerto (beritajatim.com) – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengajak para santri memiliki pengetahuan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana sejak dini. Menurutnya, pembekalan tersebut penting agar santri mampu bertindak tepat saat menghadapi situasi darurat, terutama ancaman kebakaran yang menjadi potensi bencana paling besar di wilayah perkotaan.

Pesan itu disampaikan Ning Ita (sapaan akrab, red.) saat membuka kegiatan Tagana Masuk Pesantren (TAMATREN) di Pondok Pesantren Al Amin Putri, Kecamatan Prajurit Kulon. Kegiatan yang diikuti ratusan santri tersebut digelar Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Mojokerto.

Ning Ita menegaskan, penyelenggaraan TAMATREN bukan sekadar menjalankan amanat berbagai regulasi, tetapi juga membangun budaya sadar bencana sekaligus membekali santri dengan pengetahuan mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.

“Meskipun sebagian besar santri berasal dari luar Kota Mojokerto, selama berdomisili di pondok pesantren yang berada di wilayah Kota Mojokerto, maka menjadi tanggung jawab pemerintah kota untuk memberikan edukasi kebencanaan sesuai amanat regulasi,” ungkapnya, Senin (20/7/2026).

Ia menjelaskan, Kota Mojokerto bukan termasuk daerah dengan potensi tinggi bencana hidrometeorologi. Namun, pemerintah tetap membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada 2025 sebagai tindak lanjut ketentuan perundang-undangan sekaligus memperkuat koordinasi penanggulangan bencana.

Menurut Ning Ita, saat ini seluruh kelurahan di Kota Mojokerto juga sedang dibentuk menjadi Kampung Tangguh Bencana. Salah satu fokusnya ialah memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai mitigasi dan kesiapsiagaan melalui sinergi BPBD bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana).

Ia mengingatkan, ancaman yang paling perlu diwaspadai masyarakat perkotaan bukanlah bencana alam, melainkan kebakaran. Selama enam bulan pertama tahun 2026, tercatat sedikitnya tujuh kejadian kebakaran di Kota Mojokerto, bahkan salah satunya menyebabkan kerugian hingga ratusan juta rupiah.

“Yang paling potensial di wilayah perkotaan adalah kebakaran. Karena itu santri harus memiliki pengetahuan bagaimana mencegah, menyelamatkan diri, dan tidak panik ketika terjadi keadaan darurat,” tegasnya.

Selain memberikan materi mitigasi bencana, Ning Ita juga mengenalkan layanan Call Center 112 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam secara gratis untuk melaporkan kebakaran maupun kondisi kegawatdaruratan lainnya.

Sementara itu, Kepala Pondok Pesantren Al Amin Putri, Muhammad Ali Fahrudin, menyambut baik pelaksanaan program TAMATREN. Menurutnya, santri tidak hanya perlu memperdalam ilmu agama, tetapi juga dibekali keterampilan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Harapan kami santri putri tidak hanya tafaqquh fiddin, tidak hanya belajar agama saja, tetapi juga memiliki keterampilan yang bermanfaat di tengah masyarakat, salah satunya kemampuan dalam menghadapi dan menanggulangi bencana. Tentu kita juga berdoa semoga Kota Mojokerto selalu dijauhkan dari bencana,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, para santri mendapatkan materi mengenai peran pesantren dalam penanggulangan bencana, manajemen kebencanaan, kesiapsiagaan dan mitigasi di lingkungan pesantren, hingga pengenalan Tagana beserta tugas pokoknya sebagai relawan sosial.

Melalui program TAMATREN, Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto berharap semakin banyak generasi muda, khususnya kalangan santri, yang memiliki kesadaran, kemampuan mitigasi, dan kesiapsiagaan sehingga mampu menjadi bagian dari masyarakat yang tangguh menghadapi berbagai potensi bencana. [tin/kun]


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pasar Waspadai Konflik AS-Iran, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.948
• 16 jam lalu
0
thumb
Industri Asuransi Berpeluang Raup Premi dari KPR Tenor 40 Tahun
• 14 jam lalu
0
thumb
Istana Minta Kasus Eks Jampidsus Febrie Tak Dikaitkan dengan Presiden
• 11 jam lalu
0
thumb
Atasi Bau Menyengat, Pemprov DKI Tutup Zona Buang Sampah Bantargebang
• 18 jam lalu
0
thumb
Baru 19 Tahun Pau Cubarsi Antar Spanyol Juara Dunia, Rekornya Bikin Terpana
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.