Gresik, VIVA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan kebakaran lahan seluas sekitar tiga hektare yang terjadi di kawasan Perumahan Sentraland, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, telah berhasil dipadamkan sepenuhnya. Saat ini, kondisi di lokasi dilaporkan sudah terkendali, sementara penyebab munculnya kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
Kebakaran tersebut terjadi di lahan kosong yang berada di Desa Randegansari, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, pada Sabtu, 18 Juli 2026, sekitar pukul 13.45 WIB.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan tim gabungan bergerak cepat setelah menerima laporan adanya titik api.
"Berdasarkan kondisi terkini, kebakaran telah berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi telah terkendali," kata Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.
Tim Gabungan Bergerak Cepat Padamkan ApiBNPB menjelaskan, proses penanganan dilakukan oleh sejumlah unsur yang langsung menuju lokasi begitu menerima laporan kebakaran.
Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Kabupaten Gresik melakukan asesmen awal sekaligus berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran setempat untuk memadamkan kobaran api.
Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu hingga akhirnya api berhasil dikendalikan dan dipastikan tidak lagi menyebar ke area lain di sekitar lokasi kejadian.
Kecepatan respons petugas menjadi salah satu faktor yang membantu proses pemadaman sehingga kebakaran tidak berkembang lebih luas.
Tidak Ada Korban JiwaBerdasarkan hasil pendataan sementara di lapangan, BNPB memastikan insiden kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
Meski area yang terbakar mencapai sekitar tiga hektare, peristiwa itu hanya melanda lahan kosong di kawasan perumahan sehingga tidak dilaporkan adanya korban dari masyarakat.
Petugas juga terus melakukan pemantauan di lokasi guna memastikan tidak terdapat titik api baru yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Penyebab Kebakaran Masih DiselidikiSetelah proses pemadaman selesai dilakukan, aparat berwenang bersama instansi terkait kini masih menelusuri penyebab pasti kebakaran tersebut.
Hingga kini belum ada informasi resmi mengenai faktor yang memicu munculnya kobaran api di lahan kosong kawasan Perumahan Sentraland.






Komentar (0)