Serangan AS ke Iran Balas Kematian Personel Militer, Tegaskan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

medcom.id
20 jam lalu
Cover Berita

Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan operasi militer terbaru yang dilancarkan negaranya ke wilayah Iran merupakan respons atas tewasnya personel militer AS di kawasan Timur Tengah.

Saat tiba di Pangkalan Militer Gabungan Andrews, Maryland, Minggu, Trump mengatakan serangan tersebut dilakukan sebagai bentuk balasan atas gugurnya tiga anggota militer Amerika yang disebutnya sebagai patriot.
 

Baca juga: Amerika Serikat Perketat Visa Pelajar dan Jurnalis, Masa Tinggal Kini Dibatasi 

"Kami kembali menyerang mereka dengan sangat keras malam ini. Tindakan ini kami lakukan demi tiga patriot hebat yang telah gugur," kata Trump dikutip dari Antara.

Trump mengklaim operasi militer tersebut menimbulkan kerusakan besar di sejumlah lokasi di Iran. Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci sasaran maupun dampak serangan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Trump kembali menegaskan sikap pemerintahannya bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Menurutnya, Washington akan terus mengambil langkah untuk memastikan tujuan tersebut tercapai.

Ia juga mengklaim Amerika Serikat kini memiliki kendali atas jalur pelayaran strategis Selat Hormuz, seraya menyebut Iran tidak lagi berada pada posisi yang kuat.

Selain itu, Trump menilai kemampuan militer Iran telah melemah. Meski masih memiliki persediaan rudal dan pesawat nirawak (drone), ia menyebut jumlahnya tidak lagi signifikan.

Trump menegaskan pendekatan Amerika Serikat terhadap Iran kini tidak lagi sebatas mencegah pengembangan kemampuan militer tertentu. Menurutnya, Washington siap mengambil langkah lebih jauh untuk menuntaskan persoalan tersebut, termasuk melanjutkan operasi militer apabila dianggap diperlukan.


 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(SAW)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Angkutan Penyeberangan Perintis Sempat Terganggu, Pemerintah Penuhi Kebutuhan Anggaran
• 18 jam lalu
0
thumb
Pria di Bandung Tewas Ditusuk saat Tagih Utang Rp 200 Ribu
• 20 jam lalu
0
thumb
Pertamina Didorong Optimalkan Blok Masela demi Ketahanan Energi Nasional
• 13 jam lalu
0
thumb
JCFF 2026 Catat Potensi Transaksi Rp92,45 Miliar, BI Jatim Perkuat Jalan UMKM Tembus Pasar Global
• 16 jam lalu
0
thumb
Siswa SD Tewas Tertabrak KA di Semarang
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.