JAKARTA, DISWAY.ID - Layanan transportasi publik berbasis rel di Jakarta memasuki babak baru.
Pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jakarta koridor Pegangsaan Dua (Velodrome)–Manggarai, yang menghubungkan kawasan utara hingga pusat kota, kini telah mencapai 95 persen dan siap diresmikan pada Agustus 2026 oleh Presiden Prabowo Subianto.
Koridor sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun ini diproyeksikan menjadi penghubung penting bagi mobilitas warga sekaligus memperkuat integrasi antarmoda transportasi di Jakarta.
BACA JUGA:Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 20 Juli 2026 Lengkap Lokasi, Datang Lebih Awal!
Kehadirannya diharapkan membuat perjalanan masyarakat semakin mudah, cepat, aman, dan nyaman.
“LRT Jakarta ini sepenuhnya dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta melalui PT Jakpro yang memiliki anak perusahaan PT LRT Jakarta. Saat ini progresnya sudah sekitar 95 persen,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai meninjau kesiapan operasional sekaligus mengikuti uji coba di Stasiun LRT Rawamangun, Selasa, 14 Juli 2026.
Dalam peninjauan yang didampingi Direktur PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Iwan Takwin, Pramono memastikan seluruh aspek operasional siap sebelum layanan dibuka untuk masyarakat.
Ia menilai proyek ini merupakan salah satu langkah penting dalam transformasi Jakarta menuju kota yang berorientasi pada transportasi publik.
Sejumlah pekerjaan konstruksi utama telah rampung.
BACA JUGA:Jadwal dan Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 20 Juli 2026 di 25 Ruas Jalan, Awas Melanggar Kena Tilang
Pemasangan girder atau balok lintasan tercatat mencapai 100 persen, termasuk girder terakhir yang melintasi jalur Double-Double Track Manggarai, salah satu simpul transportasi kereta paling strategis di Jakarta.
Saat ini, pekerjaan difokuskan pada penyelesaian jalur rel dari Matraman hingga Manggarai yang ditargetkan tuntas pada akhir Juli 2026.
Pada saat yang sama, pengujian operasional terus dilakukan secara bertahap untuk memastikan keamanan dan keandalan sistem sebelum beroperasi penuh.
Uji coba awal telah dilakukan pada lintasan Stasiun Velodrome hingga Stasiun Kayu Manis sepanjang 3,6 kilometer.
Sementara untuk pengujian menyeluruh di seluruh koridor, PT Jakpro masih berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.
- 1
- 2
- 3
- 4
- »






Komentar (0)