Menkomdigi sebut siaran Piala Dunia 2026 menghadirkan kebersamaan

antaranews.com
23 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan bahwa pemerintah menghadirkan siaran Piala Dunia 2026 secara gratis melalui TVRI agar masyarakat bisa bersama-sama menikmati pertandingan sepak bola dunia.

Saat membuka acara nonton bareng Final Piala Dunia 2026 di Garuda Spark Innovation Hub, Pos Bloc Medan, Sumatera Utara, Senin, ia menyampaikan bahwa siaran Piala Dunia menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat.

"Jadi, malam ini kita tidak hanya terkoneksi dengan 60 titik yang diselenggarakan Komdigi, tapi begitu banyak manusia sedunia yang melakukan hal yang sama dengan yang kita lakukan," katanya sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian di Jakarta pada Senin.

"Momen ini mempertemukan masyarakat dalam ruang publik yang sehat, penuh kegembiraan, dan memperkuat kebersamaan," kata Meutya. ​​​​​​​

Kementerian Komunikasi dan Digital mengadakan acara nonton bareng pertandingan final Piala Dunia 2026 di sejumlah daerah, termasuk Medan, Bali, Solo, Bukittinggi, dan Serang.

Menkomdigi menyampaikan apresiasi kepada TVRI, yang kembali menjadi penyiar resmi pertandingan Piala Dunia setelah 24 tahun.

"Untuk teman-teman TVRI, ini sejarah. Karena terakhir TVRI menjadi official broadcaster itu 24 tahun lalu. Jadi setelah 24 tahun, baru kali ini kembali ke titik kebanggaan kita TVRI," katanya.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Edwin Hidayat Abdullah mengatakan bahwa tahun ini masyarakat bisa menyaksikan siaran pertandingan Piala Dunia secara gratis melalui TVRI.

"Biasanya nonton Piala Dunia itu bayar, karena TV swasta yang membayar hak siarnya," katanya.

"Alhamdulillah tahun ini pemerintah melalui TVRI yang mengeluarkan anggarannya agar seluruh rakyat Indonesia bisa menikmati Piala Dunia tanpa harus bayar lagi, tanpa harus sewa dekoder dan lain-lainnya," ia menambahkan.

Menkomdigi berharap acara nonton bareng pertandingan Piala Dunia tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menghadirkan ruang publik positif bagi komunitas.

Baca juga: Warga Medan padati Posbloc, nonton Piala Dunia bersama Menkomdigi

​​​​​​​Baca juga: Menkomdigi berharap Indonesia bisa kembali jadi penyiar resmi Piala Dunia


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Oknum Polisi di Wonogiri Jadi Tersangka karena Kirim Foto Cabul ke Anak Atasan
• 14 jam lalu
0
thumb
Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern
• 19 jam lalu
0
thumb
Penempatan SAL di Himbara Tak Ada Masalah, Purbaya Tegaskan Terus Berkoordinasi Erat dengan BI
• 6 jam lalu
0
thumb
Gizi Jadi Kunci Anak Raih Cita-cita, Beauty Sudah Tahu?
• 7 jam lalu
0
thumb
Viral Warga Protes Jalan Rusak di Tasikmalaya, Dedi Mulyadi: Itu Jalan Kabupaten
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.