JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga kapal yang terbakar di Dermaga Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara, tepatnya di Jalan Dermaga Ujung Blok Empang pada Minggu (19/7/2026) pagi diduga disebabkan dipicu korsleting listrik.
Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara Gatot Sulaeman mengatakan, korsleting diduga terjadi saat ketiga kapal itu sedang dalam proses perbaikan.
"Dugaan penyebab korsleting saat perbaikan kapal," jelas dia saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (20/7/2026).
Baca juga: 3 Kapal di Muara Angke Jakut Terbakar, Damkar Kerahkan 65 Personil
Awalnya, warga di sekitar dermaga melihat kepulan asap dari satu kapal yang sedang menjalani perbaikan atau docking.
"Lalu warga tersebut mencoba meminta bantuan kepada warga sekitar untuk memadamkan api. Namun, api semakin besar dan menyambar ke kapal yang ada di sampingnya," ujar Gatot.
Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.
Laporan kebakaran diterima pihak damkar pada pukul 08.37 WIB. Unit damkar tiba di lokasi pada pukul 08.49 WIB dan mulai melakukan pemadaman pada pukul 08.50 WIB.
Api berhasil dilokalisasi pada pukul 09.26 WIB, dilanjutkan proses pendinginan pada pukul 10.08 WIB. Proses pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 11.52 WIB.
Akibat kejadian tersebut, sebanyak tiga kapal dengan total luas area sekitar 342 meter persegi atau masing-masing kapal seluas 114 meter persegi terbakar.
Baca juga: Kadang Dapat Rp 50.000, Kadang Enggak Dapat Curhat Porter Muara Angke soal Penghasilan
"Total yang terbakar ada 3 kapal. Kerugian kurang lebih Rp 1,5 miliar," ungkap dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Komentar (0)