Hubungan Tanpa Status, Kenapa Semakin Banyak Dipilih?

kumparan.com
20 jam lalu
Cover Berita

Belakangan, hubungan tanpa status atau situationship semakin sering dibicarakan di media sosial. Dua orang terlihat dekat, saling memberi perhatian, bahkan bertindak layaknya pasangan, tetapi tidak pernah benar-benar sepakat memberi nama pada hubungan mereka.

Fenomena ini pun memunculkan pertanyaan, kenapa semakin banyak orang memilih hubungan tanpa status?

Takut Komitmen atau Masih Mencari Kepastian?

Tidak semua orang yang menjalani hubungan tanpa status takut berkomitmen. Ada yang merasa masih ingin mengenal pasangannya lebih jauh sebelum memutuskan menjalin hubungan yang serius.

Namun, ada juga yang memilih tetap berada di hubungan yang tidak jelas karena takut kehilangan seseorang. Akhirnya, hubungan terus berjalan tanpa arah yang pasti.

Di sisi lain, sebagian orang merasa hubungan tanpa status memberi kebebasan. Mereka bisa menikmati kedekatan tanpa merasa memiliki tanggung jawab sebesar ketika sudah resmi berpacaran.

Pengaruh Media Sosial dan Gaya Hidup

Media sosial juga ikut memengaruhi cara anak muda memandang hubungan.

Istilah seperti situationship, red flag, green flag, hingga love language semakin sering muncul dalam percakapan sehari-hari. Tanpa disadari, cara kita memahami hubungan juga ikut berubah.

Banyak orang kini lebih berhati-hati dalam memilih pasangan. Mereka tidak ingin terburu-buru menjalin komitmen jika belum benar-benar yakin. Di sisi lain, ada pula yang merasa nyaman berada di hubungan yang "mengalir saja", meskipun statusnya tidak jelas. Tidak Selalu Buruk, Tapi Perlu Kejelasan

Hubungan tanpa status sebenarnya tidak selalu berakhir buruk. Selama kedua belah pihak memiliki pemahaman dan harapan yang sama, hubungan bisa berjalan dengan baik.

Masalah mulai muncul ketika salah satu pihak menganggap hubungan tersebut serius, sementara pihak lainnya hanya menganggapnya sebagai teman dekat.

Perbedaan harapan inilah yang sering memicu rasa kecewa. Seseorang bisa merasa sudah memberikan banyak waktu dan perhatian, tetapi ternyata hubungan yang dijalani tidak pernah memiliki tujuan yang sama. Karena itu, komunikasi yang jujur tetap menjadi hal yang paling penting, apa pun bentuk hubungannya.

Pada Akhirnya, Semua Orang Mencari Kepastian

Setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam menjalani hubungan. Ada yang nyaman menjalin komitmen sejak awal, ada pula yang membutuhkan waktu lebih lama untuk memastikan perasaannya.

Memilih hubungan tanpa status bukan berarti salah, begitu juga memilih hubungan yang jelas sejak awal. Yang terpenting adalah kedua belah pihak saling memahami tujuan, batasan, dan harapan masing-masing.

Sebab pada akhirnya, hubungan yang sehat bukan ditentukan oleh seberapa keren istilahnya, melainkan oleh rasa saling menghargai, komunikasi yang terbuka, dan kepastian yang membuat kedua orang merasa sama-sama dihargai.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Roy Suryo soal Praperadilan Ditolak: Lumrah, Kadang Hakim Setuju, Kadang Tidak
• 10 jam lalu
0
thumb
Prabowo ke Para Menterinya: Tak Ada Kekuasaan yang Abadi
• 8 jam lalu
0
thumb
Virus Piala Dunia, dari Pasar sampai Mal
• 15 jam lalu
0
thumb
Rodri Masuk Daftar Elite! Susul Messi, Zidane hingga Maradona sebagai Peraih Golden Ball Piala Dunia
• 7 jam lalu
0
thumb
DJP Bantah Babinsa Buru Data Pajak, Tegaskan SE-8/2026 Bukan Aturan Baru
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.