Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi VII DPR Rahayu Saraswati Djojohadikusumo turut meramaikan kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026, yang digelar Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA di ANTARA Heritage Center, Jakarta, Senin dini hari.
Menurut Rahayu, agenda nobar final ajang tertinggi sepak bola, yang mempertemukan Spanyol dan Argentina adalah laga yang bersejarah.
Selain juga, dia mengatakan bahwa lokasi agenda nobar di ANTARA Heritage Center ini pun merupakan tempat bersejarah.
"Ini bukan hanya ajang bersejarah, tapi kalian harus paham gedung ini adalah gedung bersejarah," kata Saraswati saat menyampaikan sambutannya.
Sepanjang perhelatan Piala Dunia, menurut dia, banyak tim-tim yang difavoritkan masyarakat telah tumbang. Meski memiliki tim favorit yang berbeda-beda, dia mengatakan bahwa masyarakat Indonesia memiliki harapan yang sama, yakni menginginkan Tim Nasional Indonesia juga bisa tampil di Piala Dunia ke depannya.
"Kita punya mimpi supaya Indonesia ada di Piala Dunia, saya rasa itu bukan hanya mimpi Presiden, tapi mimpi kita semua," katanya.
Menurut dia, kemajuan sepak bola Indonesia atau cabang olahraga lainnya bukan hanya melulu soal peningkatan kemampuan, melainkan juga soal pola pikir yang harus berkembang dan kedisiplinan.
"Atlet-atlet di negara lain sudah disiapkan dari balita, kita sudah harus bisa di tahap itu," kata dia.
Dia pun berharap masyarakat Indonesia bisa menikmati tayangan final Piala Dunia 2026 yang disiarkan di TVRI. Apapun hasilnya, dia meminta masyarakat Indonesia tetap menjaga persaudaraan.
Baca juga: ANTARA dan warga Sebatik siapkan nobar final Piala Dunia di perbatasan
Baca juga: ANTARA gelar nobar final Piala Dunia 2026 di Jakarta
Baca juga: ANTARA libatkan UMKM lokal dalam nobar final Piala Dunia di Sebatik
Menurut Rahayu, agenda nobar final ajang tertinggi sepak bola, yang mempertemukan Spanyol dan Argentina adalah laga yang bersejarah.
Selain juga, dia mengatakan bahwa lokasi agenda nobar di ANTARA Heritage Center ini pun merupakan tempat bersejarah.
"Ini bukan hanya ajang bersejarah, tapi kalian harus paham gedung ini adalah gedung bersejarah," kata Saraswati saat menyampaikan sambutannya.
Sepanjang perhelatan Piala Dunia, menurut dia, banyak tim-tim yang difavoritkan masyarakat telah tumbang. Meski memiliki tim favorit yang berbeda-beda, dia mengatakan bahwa masyarakat Indonesia memiliki harapan yang sama, yakni menginginkan Tim Nasional Indonesia juga bisa tampil di Piala Dunia ke depannya.
"Kita punya mimpi supaya Indonesia ada di Piala Dunia, saya rasa itu bukan hanya mimpi Presiden, tapi mimpi kita semua," katanya.
Menurut dia, kemajuan sepak bola Indonesia atau cabang olahraga lainnya bukan hanya melulu soal peningkatan kemampuan, melainkan juga soal pola pikir yang harus berkembang dan kedisiplinan.
"Atlet-atlet di negara lain sudah disiapkan dari balita, kita sudah harus bisa di tahap itu," kata dia.
Dia pun berharap masyarakat Indonesia bisa menikmati tayangan final Piala Dunia 2026 yang disiarkan di TVRI. Apapun hasilnya, dia meminta masyarakat Indonesia tetap menjaga persaudaraan.
Baca juga: ANTARA dan warga Sebatik siapkan nobar final Piala Dunia di perbatasan
Baca juga: ANTARA gelar nobar final Piala Dunia 2026 di Jakarta
Baca juga: ANTARA libatkan UMKM lokal dalam nobar final Piala Dunia di Sebatik






Komentar (0)