Beragam Opsi Militer Disusun, Israel Siap untuk Ikut Kembali Perang Iran-Amerika

wartaekonomi.co.id
21 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Israel mengonfirmasi tengah mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan ikut terlibat dalam konflik yang semakin memanas antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Langkah itu dilakukan setelah aparat keamanan setempat menilai peluang terjadinya eskalasi besar dalam waktu dekat meningkat signifikan.

Pejabat Senior Israel mengungkapkan bahwa pembahasan mengenai potensi keterlibatan militer negaranya telah dilakukan dalam forum tingkat tinggi pemerintah. Menurutnya, berbagai skenario kini sedang disiapkan untuk mengantisipasi perkembangan situasi di Timur Tengah.

Baca Juga: Gegara Blundernya Sendiri, Terbongkar Strategi Hotman Paris untuk Bela Febrie Adriansyah

"Kami sedang mempersiapkan setiap kemungkinan dan membangun opsi operasional baik yang bersifat langsung maupun strategis," kata pejabat tersebut, dikutip dari Times of Israel, Senin (20/7/2026).

Ia menjelaskan, pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan Amerika Serikat. Namun, keputusan akhir mengenai langkah militer sekutunya masih bergantung pada dinamika yang berkembang.

Pemerintah Israel menilai terdapat dua skenario utama yang dapat mendorong keterlibatan langsung negara itu.

Pertama, Amerika Serikat memutuskan meningkatkan operasi militernya terhadap musuh dan meminta dukungan Israel. Kedua,  Iran melancarkan serangan yang dianggap mengancam keamanan dari Israel.

"Jika Amerika memutuskan meningkatkan eskalasi atau melibatkan kami, atau jika musuhmelakukan langkah yang tidak terduga dan tidak bijaksana terhadap kami, kami akan siap," ujar pejabat tersebut.

Meski demikian, ia menyebut jalur diplomasi masih tetap berjalan. Pemerintah Amerika Serikat melalui sejumlah utusan senior disebut masih berupaya membukan negosiasi kembali untuk dilakukan oleh Iran dan Amerika.

Baca Juga: Lirik Jepang-Amerika, Pemerintah Klaim Utang Indonesia Masih Aman Meski Sudah Tembus Rp8.000 Triliun

Upaya diplomatik itu dilakukan di tengah meningkatnya intensitas serangan mereka terhadap Iran. Hal tersebut dalam beberapa hari terakhir kembali memicu kekhawatiran akan pecahnya perang berskala lebih luas di Timur Tengah.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Kaji Insentif Pajak PFII, PPh 0% 50 Tahun Belum Final
• 5 jam lalu
0
thumb
OTT di Lombok Barat, KPK Segel Ruang Kerja Bupati hingga Kantor PUPR
• 9 jam lalu
0
thumb
Perkuat Struktur, PAN Surabaya Lantik 500 Sukarelawan dan Pengurus DPC
• 14 jam lalu
0
thumb
Ingin Wujudkan Tangsel Nol Kasus Stunting, Tangsel Genjot Pencegahan dari Prakehamilan
• 1 jam lalu
0
thumb
Catat, PP Tunas untuk Bantu Bukan Gantikan Peran Orang Tua 
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.