LIMA, KOMPAS.TV — Gempa bumi berkekuatan 5,5 mengguncang wilayah Andes di Peru, dan menewaskan sedikitnya lima orang. Peristiwa ini dikonfirmasi pihak berwenang pada Minggu (19/7/2026).
Sejauh ini lebih dari 20 orang terluka, dan 300 orang telah mengungsi setelah terjadinya gempa.
Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan gempa tersebut terjadi pada hari Sabtu pukul 21.24 waktu setempat, dengan episentrum terletak 2 kilometer barat daya kota Sicaya, di provinsi Huancayo. Gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer.
Baca Juga: 11 Hari Pasca-Gempa Venezuela, Ayah Temukan Jenazah Putrinya di Bawah Reruntuhan
Institut Pertahanan Sipil Nasional Peru mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa jumlah total orang yang hilang masih belum diketahui.
Beberapa bangunan runtuh atau mengalami kerusakan struktural, termasuk gereja dan biara setempat.
Gambar yang disiarkan oleh media lokal menangkap kesedihan keluarga korban di salah satu daerah yang paling parah terkena dampak, wilayah pertanian Chongo Bajo, di mana penduduk berkerumun di bawah selimut di luar rumah-rumah yang rusak parah. Hewan-hewan juga terlihat di bawah reruntuhan.
Baca Juga: Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 1.900 Jiwa, Sistem Kesehatan Kewalahan
Pada tahun 2007, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,9 melanda provinsi Pisco di wilayah Ica, yang menyebabkan hampir 600 orang tewas. Gempa bumi sering terjadi di Peru, karena negara ini terletak di wilayah Cincin Api Pasifik.
Penulis : Tussie Ayu Editor : Desy-Afrianti
Sumber : The Associated Press
- gempa bumi
- gempa peru
- gempa amerika latin
- 5 orang tewas gempa peru






Komentar (0)