Nobar Final Piala Dunia di Lapangan Banteng Membludak, Penonton Saling Dorong

kompas.com
1 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina yang digelar gratis pada Senin (20/7/2026) dini hari, kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, mulai dipadati penonton.

Berdasarkan pantauan Kompas.com Minggu (19/7/2026) malam, arus lalu lintas di sekitar Lapangan Banteng mulai mengalami kepadatan.

Kondisi tersebut dipicu banyaknya warga yang memarkirkan kendaraan di bahu jalan hingga trotoar.

Baca juga: Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Hari Ini: Final Spanyol Vs Argentina

Kepadatan juga terlihat di area Lapangan Banteng saat penonton hendak memasuki tribun untuk menyaksikan pertunjukan musik sebelum pertandingan dimulai.

Karena kapasitas tribun telah penuh, petugas mengarahkan pengunjung untuk menyaksikan acara dari luar tribun.

Baca juga: Legenda Spanyol Justru Berharap Hadapi Inggris di Final Piala Dunia, Mengapa?

Panitia juga menyediakan layar lebar di area tersebut untuk menonton pertandingan.

Namun, sejumlah pengunjung sempat terlibat aksi saling dorong dengan petugas karena berusaha masuk ke area tribun.

Aksi tersebut menyebabkan pagar pembatas di dekat pintu masuk VIP terjatuh.

Petugas kemudian berupaya menenangkan para pengunjung.

Petugas selanjutnya meminta penonton untuk mundur dan menyaksikan acara melalui layar lebar yang berada di luar panggung utama atau tribun. Penonton pun mengikuti instruksi tersebut dan memilih menyaksikan acara dari area luar.

Sebelum laga final Piala Dunia 2026 dimulai, sejumlah musisi dijadwalkan tampil menghibur penonton. Mereka di antaranya Armada, Tipe-X, dan Juan Reza.

Adapun Spanyol memastikan tiket ke partai puncak setelah mengalahkan Perancis dengan skor 2-0 pada semifinal.

Tim asuhan Luis de la Fuente tampil dominan sepanjang pertandingan.

Sepanjang turnamen, Spanyol juga tampil sebagai salah satu tim dengan pertahanan terbaik. Mereka hanya kebobolan satu gol dan mencatat enam clean sheet.

Di sisi lain, Argentina harus bekerja lebih keras untuk mencapai final.

Menghadapi Inggris pada semifinal, Lionel Messi dan kolega sempat tertinggal setelah Anthony Gordon mencetak gol pada menit ke-55.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Namun, mental juara Argentina kembali terlihat. Enzo Fernandez menyamakan kedudukan pada menit ke-85 sebelum Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan pada masa menit tambahan (90+2).

Lionel Messi kembali menjadi aktor penting dengan menyumbang dua assist yang membawa Argentina menang 2-1.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Targetkan 35.872 Koperasi Desa Merah Putih Rampung Tahun Ini
• 8 jam lalu
0
thumb
Regulator China Kumpulkan Pelaku Pasar usai Bursa Saham Anjlok Tajam
• 21 jam lalu
0
thumb
Sekarkijang Creative Fest 2026 Jadi Ajang UMKM Naik Kelas, Bupati Ipuk Dorong Tembus Pasar Nasional hingga Global
• 19 jam lalu
0
thumb
Prabowo Heran Program MBG Dituduh Sebagai Pemborosan
• 6 jam lalu
0
thumb
Prabowo: Menjelang 2 Tahun, Kita Sudah Bekerja Sangat Keras, Padat, dan Cepat
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.