Sulteng, tvOnenews.com - Berbagai pihak turut andil dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) sektor pertambangan di kawasan Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sulteng).
Hal ini terlihat dari langkah perusahaan industri pertambangan nikel nasional, PT Ceria Nugraha Indotama (Ceria) melalui kolaborasi strategis dengan dunia pendidikan berupa tindaklnajut Nota Kesepahaman (MoU) bersama Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka.
Ceria memfasilitasi penandatanganan Academic Software Licence Agreement antara Micromine Australia Pty Ltd dan USN Kolaka.
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara industri, perguruan tinggi, dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi sekaligus menyiapkan SDM pertambangan yang memiliki kompetensi sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan industri modern.
Melalui kerja sama tersebut, USN Kolaka memperoleh 10 lisensi akademik perangkat lunak Micromine, salah satu software pertambangan yang digunakan secara luas oleh perusahaan pertambangan global.
Perangkat lunak ini mendukung berbagai tahapan kegiatan pertambangan, mulai dari eksplorasi, pemodelan geologi, estimasi sumber daya, perencanaan tambang, hingga operasi produksi.
Fasilitasi penyediaan lisensi akademik tersebut didukung Ceria dengan nilai kontribusi sekitar Rp10 miliar.
Direktur Utama PT Ceria Nugraha Indotama, Abdul Haris Tatang mengatakan kolaborasi ini merupakan bentuk nyata kontribusi perusahaan dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan SDM pertambangan di Kabupaten Kolaka.
“Kolaborasi ini menjadi jembatan penting antara dunia pendidikan dan industri. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan dan peningkatan mutu alumni USN Kolaka, khususnya dalam penguasaan teknologi pertambangan modern,” kata Abdul Haris, Minggu (19/7/2026).
Sementara, Rektor USN Kolaka, Nur Ihsan mengapresiasi dukungan dan kolaborasi yang terus dibangun bersama PT Ceria Nugraha Indotama.
Menurutnya meningkatnya investasi sektor pertambangan di Sulteng membuat kebutuhan industri terhadap lulusan yang memiliki kompetensi teknologi semakin tinggi.
“Kontribusi yang diberikan PT Ceria kepada USN Kolaka sebagai perguruan tinggi kebanggaan masyarakat Kolaka merupakan sesuatu yang sangat kami apresiasi. Dukungan ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kampus,” ungkapnya.
Di sisi lain, perwakilan Micromine Australia Pty Ltd, Fransiskus Nugroho mengatakan masa depan industri pertambangan Indonesia akan sangat dipengaruhi oleh tiga pilar utama yakni pemanfaatan data yang terintegrasi secara real-time, penerapan kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi, serta komitmen terhadap praktik pertambangan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.





Komentar (0)