Ceria Fasilitasi Lisensi Micromine untuk USN Kolaka, Perkuat SDM Tambang Berbasis Teknologi

jpnn.com
21 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - PT Ceria Nugraha Indotama (Ceria) memfasilitasi penandatanganan Academic Software Licence Agreement antara Micromine Australia Pty Ltd dan Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sektor pertambangan.

Penandatanganan kerja sama itu berlangsung di Auditorium USN Kolaka, Selasa (15/7), sebagai tindak lanjut Nota Kesepahaman (MoU) antara Ceria dan USN Kolaka yang diteken pada April 2026.

BACA JUGA: Chandra Soroti Omongan Hotman Paris yang Bawa-Bawa Presiden di Kasus Febrie

Melalui kerja sama tersebut, USN Kolaka memperoleh 10 lisensi akademik perangkat lunak Micromine, software pertambangan yang digunakan secara luas oleh perusahaan tambang di berbagai negara.

Lisensi itu dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran, pelatihan, dan penelitian di bidang geologi serta eksplorasi pertambangan.

BACA JUGA: Ingatkan Hotman Paris, Pemuda Muhammadiyah: Cukup Bela Klien, Tak Perlu Bawa-Bawa Presiden

Ceria menyebut dukungan penyediaan lisensi akademik tersebut memiliki nilai kontribusi sekitar Rp10 miliar.

Perangkat lunak Micromine mendukung berbagai tahapan kegiatan pertambangan, mulai dari eksplorasi, pemodelan geologi, estimasi sumber daya, perencanaan tambang, hingga operasi produksi.

BACA JUGA: Banyak SD Negeri di Semarang Kekurangan Murid, Masalahnya Kompleks

Staf Ahli Bupati Kolaka Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Muh. Azikin mengatakan kolaborasi antara Ceria, USN Kolaka, dan Micromine menjadi langkah strategis untuk menyiapkan SDM yang mampu mendukung pembangunan daerah.

"Anak-anak kita yang saat ini menempuh pendidikan dan menjalani proses pembelajaran di sini pada akhirnya akan kembali ke masyarakat. Dengan bertambahnya ilmu dan pengalaman yang mereka miliki, tentu diharapkan mereka dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," ujar Azikin dalam keterangan yang diterima JPNN.com, Minggu (19/7).

Rektor USN Kolaka Nur Ihsan mengapresiasi dukungan Ceria yang dinilai berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kampus.

Menurut dia, meningkatnya investasi sektor pertambangan di Sulawesi Tenggara membuat kebutuhan industri terhadap lulusan yang menguasai teknologi semakin tinggi.

Selain memahami geologi dan pertambangan, mahasiswa juga dituntut memiliki kemampuan analisis data geospasial, menguasai perangkat lunak industri, serta memiliki kemampuan kepemimpinan dan bekerja dalam tim.

"Kontribusi yang diberikan PT Ceria kepada USN Kolaka sebagai perguruan tinggi kebanggaan masyarakat Kolaka merupakan sesuatu yang sangat kami apresiasi. Dukungan ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kampus," kata Nur Ihsan.

Dia menambahkan, USN Kolaka juga terus mengembangkan program magang dan riset berbasis studi kasus bersama perusahaan pertambangan agar kompetensi mahasiswa sesuai dengan kebutuhan industri.

Sementara itu, perwakilan Micromine Australia Pty Ltd Fransiskus Nugroho mengatakan masa depan industri pertambangan Indonesia akan ditopang oleh pemanfaatan data terintegrasi, kecerdasan buatan (AI), otomatisasi, dan praktik pertambangan berkelanjutan.

Menurut dia, perangkat lunak pertambangan kini telah menjadi pusat pengelolaan operasi yang menghubungkan seluruh proses dari eksplorasi hingga produksi.

"Software pertambangan kini bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan otak operasional yang menghubungkan seluruh proses, dari eksplorasi hingga produksi," ujar Fransiskus.

Dia menambahkan, penggunaan Micromine mampu meningkatkan efisiensi kerja, termasuk memangkas waktu perencanaan tambang dari sekitar dua pekan menjadi hanya dua hari.

Direktur Utama PT Ceria Nugraha Indotama Abdul Haris Tatang mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan SDM pertambangan di Kabupaten Kolaka.

Menurut dia, Ceria ingin membangun kemitraan berkelanjutan melalui pendidikan, penelitian, pelatihan, hingga pengembangan kompetensi generasi muda.

"Kolaborasi ini menjadi jembatan penting antara dunia pendidikan dan industri. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan dan peningkatan mutu alumni USN Kolaka, khususnya dalam penguasaan teknologi pertambangan modern," kata Abdul Haris.

Selain penyediaan lisensi Micromine, Ceria dan USN Kolaka juga telah menjalin kerja sama di bidang penelitian, program magang, pelatihan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan penandatanganan turut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Kolaka, DPRD Kabupaten Kolaka, pimpinan USN Kolaka, tenaga pendidik, perwakilan Micromine Australia Pty Ltd, serta manajemen PT Ceria Nugraha Indotama.(kkp/jpnn)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Kenny Kurnia Putra


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jokowi Kumpulkan Teman Seangkatan Kuliah di UGM untuk Persiapan Hadapi Sidang
• 2 jam lalu
0
thumb
Saran Ekonom Agar BBM Subsidi Tepat Sasaran
• 23 jam lalu
0
thumb
Rubio akan temui Lavrov, Wang Yi saat hadiri agenda ASEAN di Filipina
• 2 jam lalu
0
thumb
Tak Perlu Hapus Aplikasi, Ini Cara Kosongkan Memori HP Android
• 21 jam lalu
0
thumb
Kebakaran Rumah Tinggal di Cilandak Jaksel, 19 Mobil Damkar Dikerahkan
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.