Amankan Peringkat Ketiga, Rice Sebut Ini Skuad Terbaik Inggris dalam Beberapa Tahun Terakhir

medcom.id
1 hari lalu
Cover Berita
Miami: Timnas Inggris menutup kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan mengamankan peringkat ketiga setelah mengalahkan Timnas Prancis 6-4 pada laga perebutan tempat ketiga di Miami Stadium, Minggu (19/7) dini hari WIB. Seusai pertandingan, gelandang Declan Rice menyebut skuad The Three Lions saat ini merupakan generasi terbaik Inggris dalam beberapa tahun terakhir.
 
Inggris tampil dominan sejak peluit awal dibunyikan. The Three Lions sudah unggul 4-0 pada babak pertama berkat permainan menyerang yang efektif. Bukayo Saka menjadi bintang kemenangan setelah mencetak hat-trick, sementara Jude Bellingham menyumbang satu gol yang membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak Inggris dalam satu edisi Piala Dunia dengan koleksi tujuh gol.
 
Kemenangan atas Prancis juga memastikan Inggris mengakhiri turnamen di posisi ketiga. Hasil tersebut juga menjadi pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia sejak menjuarai turnamen pada edisi 1966.
 
Rice menilai pencapaian tersebut menjadi bukti kualitas skuad Inggris saat ini yang dinilainya mampu bersaing dengan tim-tim terbaik dunia.
 
 

Baca Juga :

Martinez Akui Tahan Sakit Patah Jari Demi Bawa Argentina ke Final Piala Dunia 2026

"Ini adalah grup Inggris terbaik dalam waktu yang sangat lama. Itu fakta. Tidak ada yang bisa mengambilnya dari kami," kata Rice kepada BBC usai pertandingan.
 
Meski puas dengan pencapaian timnya, pemain Arsenal itu mengakui kekalahan di semifinal masih meninggalkan rasa kecewa. Menurutnya, Inggris sebenarnya memiliki peluang besar untuk melangkah hingga partai final.
 
"Saya pikir kami bisa bangga sebagai sebuah tim. Kami hanya sangat kecewa karena kalah di semifinal itu," ujar Rice.
 
Rice menegaskan target Inggris kini bukan lagi sekadar menembus semifinal atau final, melainkan mengakhiri penantian panjang dengan meraih gelar juara.
 
"Kami sudah bosan mengatakan kami bangga bisa mencapai semifinal dan perempat final. Kami ingin menang bersama Inggris pada akhirnya. Tetapi meraih peringkat ketiga di turnamen ini adalah sebuah pencapaian yang luar biasa," tegasnya.
 
Pemain berusia 27 tahun itu juga menilai perjalanan Inggris dalam beberapa turnamen terakhir menunjukkan perkembangan yang konsisten. Menurut Rice, timnya hanya kalah karena detail kecil yang kerap menentukan hasil pertandingan.
 
"Sejujurnya, kami sudah sangat dekat. Selama beberapa tahun terakhir, banyak sekali pembicaraan tentang grup ini yang tersingkir dari turnamen. Ada yang tersingkir di semifinal, perempat final, dan final," katanya.
 
"Saya rasa kami harus terus berjuang. Pertandingannya sangat ketat. Ini adalah permainan yang ditentukan oleh selisih kecil. Ini sepak bola, dan malam itu kami kalah karena selisih kecil di dalam kotak penalti," pungkas Rice.

(Muhammad Zaidan Rizky)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menteri Digital Singapura: Kami Tak Ingin Manusia Tersingkir karena AI
• 20 jam lalu
0
thumb
Terdakwa Korupsi Gubernur Riau Non Aktif Abdul Wahid Mengaku Dizalimi
• 10 jam lalu
0
thumb
Perkuat Lini Pertahanan, Madura United Rekrut Brandon Scheunemann
• 1 jam lalu
0
thumb
Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Batu Bara PLN, Polri Tetapkan 3 Orang Tersangka
• 9 jam lalu
0
thumb
Bank Sulselbar-UNM Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Tri Dharma dan Layanan Perbankan
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.