Kemenangan tersebut menjadi pencapaian istimewa bagi pasangan Merah Putih. Selain mempersembahkan satu-satunya gelar Indonesia di Japan Open 2026, Fajar/Fikri juga mengantarkan Indonesia meraih gelar Badminton World Federation (BWF) World Tour Super 750 pertama pada musim 2026.
Laga final berlangsung sengit sejak gim pertama. Kim/Seo tampil lebih dominan pada awal pertandingan dan mampu unggul 11-8 saat interval. Permainan cepat dan tekanan yang diberikan pasangan Korea Selatan sempat membuat Fajar/Fikri kesulitan mengembangkan permainan.
Namun selepas interval, Fajar/Fikri menunjukkan perubahan permainan yang signifikan. Mereka mulai mampu mengimbangi tempo lawan hingga menyamakan kedudukan 16-16. Momentum kemudian berbalik ketika pasangan Indonesia unggul 17-16 dan berhasil menjaga keunggulan hingga menutup gim pertama dengan skor 21-19.
Baca Juga :
Prediksi Spanyol vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Perkiraan SkorGim kedua kembali berlangsung ketat. Reli-reli panjang menghiasi pertandingan dengan kedua pasangan saling bergantian mencetak angka. Kali ini Fajar/Fikri tampil lebih percaya diri dan berhasil memimpin 11-8 saat interval.
Kim/Seo sempat bangkit selepas jeda. Mereka berhasil menyamakan skor menjadi 13-13 dan kembali mengejar saat tertinggal 14-17 hingga kedudukan berubah menjadi 17-17. Meski demikian, Fajar/Fikri tetap tenang menghadapi tekanan.
Beberapa kesalahan sendiri dari pasangan Korea Selatan, termasuk unsuccessful challenge atau permintaan tinjauan ulang yang dinyatakan tidak berhasil oleh wasit, dimanfaatkan dengan baik oleh Fajar/Fikri untuk menambah angka. Pasangan Indonesia akhirnya menyapu lima poin terakhir dan memastikan kemenangan 21-17 sekaligus mengunci gelar juara.
Keberhasilan mengalahkan pasangan nomor satu dunia menjadi bukti perkembangan positif Fajar/Fikri sebagai duet baru Indonesia. Menghadapi lawan yang memiliki pengalaman dan konsistensi di level tertinggi, keduanya mampu tampil disiplin, sabar, dan efektif pada poin-poin krusial.
Gelar Japan Open 2026 menjadi modal penting bagi Fajar/Fikri untuk menatap turnamen-turnamen besar berikutnya. Hasil ini juga mempertegas daya saing ganda putra Indonesia di kancah bulu tangkis dunia setelah berhasil menaklukkan pasangan terbaik dunia di partai final.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)






Komentar (0)