Pantau - Kota pelabuhan Bandar Abbas di Iran selatan dilaporkan nyaris terisolasi setelah serangan Amerika Serikat menghancurkan jalur transportasi utama yang menghubungkan kota tersebut dengan wilayah lain di Iran.
Laporan RIA Novosti yang mengutip The Telegraph menyebut militer Amerika Serikat melancarkan serangan intensif terhadap Bandar Abbas selama sepekan terakhir.
Jalur Darat dan Kereta Api Dilaporkan LumpuhAkibat serangan tersebut, Bandar Abbas yang berpenduduk sekitar 500.000 jiwa dan menjadi jalur sekitar separuh perdagangan Iran dilaporkan hampir terputus dari wilayah lain.
Jalan raya dan jalur kereta api yang menghubungkan Bandar Abbas dengan daerah lain dilaporkan hancur pada Jumat (17/7).
Seorang mantan pejabat Pentagon mengatakan kepada The Telegraph bahwa sejumlah pejabat Amerika Serikat meyakini pengisolasian Bandar Abbas dapat memaksa Teheran membuka kembali Selat Hormuz.
Gencatan Senjata Kembali MemanasTeheran dan Washington sebelumnya menandatangani memorandum penghentian konflik pada malam 18 Juni setelah konflik yang dimulai pada 28 Februari.
Namun, sejak 8 Juli, militer Amerika Serikat dilaporkan kembali melancarkan sejumlah serangan terhadap Iran.
Militer Iran kemudian membalas dengan menyerang sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di beberapa negara di Timur Tengah.
Teheran menuduh Washington melanggar perjanjian gencatan senjata, sementara Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 9 Juli menyatakan gencatan senjata tersebut tidak lagi berlaku.




Komentar (0)