TABLOIDBINTANG.COM - Tika Bravani memanfaatkan pertunjukan teater musikal Fantasy Land Regina sebagai sarana memperkenalkan profesinya di dunia seni peran kepada sang buah hati. Menurutnya, pengalaman menyaksikan pertunjukan secara langsung membuat anak lebih mudah memahami sekaligus menikmati dunia teater.
Tika Bravani menghadiri pertunjukan teater musikal Fantasy Land Regina di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta Pusat, Sabtu (18/7). Momen tersebut menjadi pengalaman berharga bagi Tika karena untuk pertama kalinya sang anak bisa melihat secara langsung seperti apa dunia seni peran yang selama ini menjadi bagian dari pekerjaannya.
Menurut Tika, pertunjukan itu menjadi waktu yang tepat untuk mengenalkan seni peran kepada anak dengan cara yang menyenangkan.
"Aku pengin anakku mengenal seni peran, apa yang aku lakukan gitu. Seperti apa, ngapain gitu. Nah ini sih momen yang tepat banget tadi untuk membuat dia ngerasa, 'Oh ternyata teater seru ya'," ungkap Tika Bravani.
Antusiasme sang anak selama pertunjukan juga membuat istri Dimas Aditya itu merasa bangga. Ia melihat buah hatinya mampu mengikuti jalan cerita yang ringan, namun tetap menyampaikan pesan edukatif.
"Anakku sampai ikut involve dengan ceritanya. Dianya bisa nyambung gitu dengan cerita yang ringan tapi juga ada makna yang edukatif gitu. Jadi oke banget sih," jelasnya.
Bagi Tika, Fantasy Land Regina tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga mampu merangsang imajinasi anak melalui konsep visual yang menarik.
"Keren pokoknya. Masuk ke imajinasinya dia, terus udah gitu konsep warna dan kostumnya totalitas banget," tambahnya.
Melihat respons positif sang anak, Tika mengaku ingin kembali mengajak anak-anaknya menonton apabila teater tersebut kembali dipentaskan.
"Nih kalau ada pementasan Fantasy Land lagi yang berikutnya, nonton sih, bawa anak-anak juga sih," tuturnya.
Meski berkecimpung di dunia hiburan, Tika tidak ingin memaksakan anak mengikuti jejaknya sebagai aktris. Ia memilih memberi kebebasan kepada sang anak untuk menentukan minatnya di masa depan.
"Bebasin sih. Sekarang mah dia main aja dulu. Kalau emang tertarik ya ayo, kalau enggak ya enggak usah maksa. Sekolah aja dulu yang penting," tegas Tika.
Di sisi lain, Tika berharap pertunjukan teater anak di Indonesia dapat berkembang dengan dukungan panggung yang lebih besar agar pengalaman menonton menjadi semakin maksimal.
"Ini aku berharap ada di panggung yang lebih besar ya, biar lebih puas gitu. Karena dari semua konsep, pemain-pemainnya itu semua totalitas banget," pintanya.
Harapan tersebut disambut positif oleh penulis naskah sekaligus produser Fantasy Land Regina, Joane Win. Ia menjelaskan bahwa konsep pertunjukan memang dirancang agar anak-anak dapat berinteraksi langsung dengan para pemain.
"Ruang pertunjukan yang kita mau berikan adalah ruang pertunjukan yang memang mau berinteraksi dengan penonton ya, terutama anak-anak. Karena memang ceritanya cerita anak-anak," papar Joane.
Joane menambahkan bahwa memberi ruang bagi anak untuk mengekspresikan diri merupakan salah satu tujuan utama dari pementasan tersebut.
"Memberikan ruang untuk anak-anak berekspresi terhadap cerita yang kita berikan kepada mereka," tambah Joane.





Komentar (0)