Biaya Pengasuhan Anak di Australia Jadi Sorotan, Muncul Usulan Nasionalisasi

metrotvnews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Canberra: Biaya layanan pengasuhan anak di luar jam sekolah (OSHC) kembali menjadi sorotan di Australia. Di tengah tingginya biaya tersebut, muncul usulan agar pemerintah menasionalisasi layanan pengasuhan anak, meski dinilai kecil kemungkinan dapat diwujudkan.

Banyak orang tua yang membutuhkan layanan OSHC sebelum dan sesudah jam sekolah, serta selama libur sekolah.

Dua operator terbesar, Camp Australia dan Junior Adventures Group (JAG), menguasai sekitar 20 persen pasar dan dimiliki oleh perusahaan investasi Bain Capital serta Quadrant Private Equity.

Model bisnis OSHC dinilai sangat menguntungkan karena operator tidak perlu memiliki gedung sendiri. Layanan dijalankan di lingkungan sekolah dengan biaya sewa berupa persentase pendapatan sekitar 10–15 persen, sementara orang tua tetap menggunakan layanan tersebut karena harus bekerja dan sebagian biaya disubsidi pemerintah.

OSHC mencakup sekitar 30 persen sektor pendidikan dan pengasuhan anak usia dini di Australia. Namun, banyak orang tua mengeluhkan biaya yang tinggi serta kekhawatiran mengenai kualitas pengasuhan yang diterima anak-anak mereka. Sistem Pengasuhan Dinilai Mahal Dilansir dari media ABC News, belum lama ini, sistem pendidikan dan pengasuhan anak di Australia disebut berkembang menjadi sistem yang mahal. Seluruh layanan pendidikan dan pengasuhan anak di bawah usia lima tahun dikelola sektor swasta, dengan sekitar 70 persen penyedia berorientasi mencari keuntungan.

Pemerintah federal memberikan subsidi kepada orang tua melalui sistem voucher yang dibatasi berdasarkan tingkat pendapatan dan maksimal sebesar 140 dolar Australia per hari. Orang tua kemudian harus mencari sendiri pusat pengasuhan yang sesuai, sementara harga dan kualitas layanan diserahkan pada mekanisme persaingan pasar.

Skema tersebut dinilai mirip dengan layanan Medicare, di mana pemerintah memberikan subsidi, tetapi penyedia layanan bebas menentukan tarif sehingga orang tua tetap harus membayar selisih biaya. Bagi keluarga dengan pendapatan lebih tinggi, selisih tersebut bahkan dapat mencapai seluruh biaya layanan.

Ketika anak berusia lima tahun, pendidikan dasar memang disediakan secara gratis oleh pemerintah negara bagian, tetapi hanya sampai pukul 15.00. Setelah itu, banyak orang tua tetap harus membayar perusahaan swasta untuk menjaga anak hingga mereka selesai bekerja. Persoalan Keadilan Antargenerasi Sekitar 37 persen sekolah dasar dan menengah di Australia merupakan sekolah swasta, baik Katolik maupun independen, yang juga menerima subsidi pemerintah. Berbeda dengan sektor pengasuhan anak usia dini, subsidi pendidikan tersebut hanya diberikan kepada sekolah nirlaba yang juga memperoleh insentif pajak atas donasi.

Penulis artikel menilai mahalnya biaya perumahan dan pengasuhan anak menjadi dua persoalan utama yang memengaruhi keadilan antargenerasi di Australia. Kenaikan harga rumah selama 25 tahun terakhir membuat banyak pasangan harus bekerja penuh waktu sehingga bergantung pada layanan pengasuhan anak yang mahal.

Sementara itu, generasi yang lebih tua umumnya telah melunasi cicilan rumah dan hanya membantu anak-anak mereka secara sukarela melalui dukungan finansial yang dikenal sebagai Bank of Mum and Dad. Kondisi tersebut dinilai tidak ideal karena banyak keluarga muda ingin mandiri secara ekonomi. Solusi yang Diusulkan Penulis mengusulkan agar layanan pengasuhan anak dinasionalisasi dan diberikan secara gratis seperti pendidikan dasar. Gagasan tersebut mendapat dukungan sekaligus kritik, bahkan sebagian pengguna media sosial menyebut usulan itu terlalu menyerupai sistem komunis.

Meski demikian, penulis mengakui nasionalisasi hampir tidak mungkin dilakukan. Data dari Australian Children's Education and Care Quality Authority menunjukkan pusat pengasuhan milik pemerintah memiliki kualitas lebih baik, lebih aman, dan lebih murah dibandingkan penyedia swasta.

Sebagai alternatif yang lebih realistis, penulis mengusulkan Australia meniru model Kanada. Dalam sistem Canada-wide Early Learning and Child Care (CWELCC), pemerintah menyalurkan dana langsung kepada penyedia layanan pengasuhan untuk menutup biaya operasional dengan syarat mereka menurunkan dan membatasi tarif yang dibebankan kepada orang tua.

Penyedia layanan tidak diwajibkan mengikuti program tersebut. Namun, jika memilih keluar, mereka tidak memperoleh pendanaan pemerintah dan orang tua juga tidak menerima potongan biaya.

Program itu diterapkan secara bertahap. Pada tahap awal, biaya pengasuhan dipangkas rata-rata 50 persen, dan kini sejumlah provinsi telah mencapai target biaya rata-rata 10 dolar Kanada per hari sebagaimana ditetapkan dalam kebijakan sejak 2018.

Berbeda dengan sistem Australia, program Kanada tidak menerapkan uji pendapatan sehingga seluruh keluarga yang menggunakan pusat pengasuhan peserta memperoleh tarif yang sama. Pemerintah juga memiliki pengawasan lebih besar terhadap penggunaan dana, sehingga kualitas layanan dan harga lebih mudah dikendalikan. Model Kanada Juga Menghadapi Tantangan Meski dianggap lebih efektif, sistem Kanada juga menghadapi sejumlah kendala. Permintaan terhadap layanan berbiaya 10 dolar Kanada per hari sangat tinggi, sementara kapasitas yang tersedia terbatas sehingga daftar tunggu di kota-kota seperti Toronto dan Vancouver terus bertambah.

Krisis tenaga kerja juga menjadi persoalan karena jumlah pengasuh tidak mampu memenuhi peningkatan permintaan. Selain itu, banyak operator mengeluhkan besaran subsidi pemerintah yang dianggap tidak lagi sebanding dengan kenaikan biaya operasional sehingga sebagian mengancam menghentikan layanan.

Penulis menilai operator swasta akan terus mengejar keuntungan selama masih menerima dana publik sekaligus memiliki pasar yang relatif pasti. Karena itu, ia mempertanyakan alasan pemerintah tetap mendanai perusahaan swasta dan berpendapat bahwa memperluas layanan pendidikan publik bagi anak di bawah lima tahun menjadi pilihan yang lebih layak dipertimbangkan. (Keysa Qanita)

Bacau juga:  8 Pola Asuh Orang Tua di Prancis yang Dinilai Bantu Anak Lebih Mandiri


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Katalog Promo Superindo Hari Ini Terbaru 19 Juli 2026, Aneka Ikan Hidup Rp3 Ribuan Buat Bekal Anak
• 17 jam lalu
0
thumb
Pakan Azolla dan Telur Asin Aneka Rasa Tingkatkan Nilai Usaha Ternak Itik
• 7 jam lalu
0
thumb
Roblox Kini Bisa Bikin Game di HP Pakai AI, Cukup Tulis Prompt Tanpa Coding
• 6 jam lalu
0
thumb
Model AI Kimi K3 asal China Guncang Silicon Valley
• 18 jam lalu
0
thumb
Mariano Peralta resmi gabung Persib hingga 2028
• 8 menit lalu
0
Berhasil disimpan.