Update KM Nurul Salsa Tenggelam di Selayar, 24 Korban Belum Ditemukan

rctiplus.com
1 hari lalu
Cover Berita
Update KM Nurul Salsa Tenggelam di Selayar, 24 Korban Belum DitemukanNasional | inews | Minggu, 19 Juli 2026 - 12:01

MAKASSAR, iNews.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) diterjunkan ke Kabupaten Kepulauan Selayar. Langkah ini diambil sebagai bagian dari misi kemanusiaan untuk mencari dan mengidentifikasi 24 penumpang yang masih hilang akibat tenggelamnya KM Nurul Salsa. 

Kapal nahas yang mengangkut total 78 penumpang itu karam di wilayah perairan Kepulauan Selayar saat bertolak dari Dermaga Pelabuhan Kepulauan Jampea menuju Dermaga Pelabuhan Benteng, ibu kota Kabupaten Kepulauan Selayar. 

Untuk mencapai lokasi, sebanyak 11 personel forensik dan DVI diberangkatkan dari Kota Makassar dengan dibekali sejumlah peralatan medis khusus. Tim ini mengendarai 3 unit mobil operasional Dokpol Polda Sulsel untuk menempuh jalur darat dan laut yang cukup panjang. 

Rombongan terlebih dahulu harus menempuh perjalanan darat dari Makassar ke Kabupaten Bulukumba selama 4 hingga 6 jam. Setelah itu, tim menyeberang laut menggunakan kapal feri selama 2 jam menuju Selayar, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan laut kembali selama 9 jam menuju Kepulauan Jampea. 

Baca Juga:Periksa Belasan Saksi, KPK Lacak Pembelian Aset Fadia Arafiq saat Jabat Bupati

Kaur DVI Biddokkes Polda Sulsel, Kompol Abdul Rahman menjelaskan, pergerakan tim dilakukan secepat mungkin agar bisa segera berkoordinasi dengan petugas di posko utama. 

"Kami menjadwalkan berangkat ke Bulukumba. Selanjutnya, pagi hari kami menyesuaikan jadwal penyeberangan feri ke Selayar sekitar pukul 07.00 WITA. Kami berangkat menggunakan tiga unit kendaraan," kata Abdul Rahman, Minggu (19/7/2026).

24 Penumpang Masih Hilang

Operasi pencarian dan penyelamatan korban penumpang KM Nurul Salsa kini telah memasuki hari ketiga. Dari total 78 orang yang berada di dalam kapal, mayoritas penumpang berhasil diselamatkan oleh tim gabungan dan nelayan setempat.

Namun, hingga kini tercatat masih ada 24 orang penumpang yang dinyatakan hilang dan keberadaannya masih misterius. Sementara itu, satu orang penumpang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. 

"Segala perlengkapan evakuasi dan identifikasi sudah siap. Begitu tiba di lokasi, kami akan langsung berkoordinasi dengan instansi terkait yang sudah mendahului. Mudah-mudahan operasi DVI ini berjalan lancar dan aman," tutur Abdul Rahman.

#sulsel

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ribuan warga Malaysia nobar final Piala Dunia di Kuala Lumpur
• 23 jam lalu
0
thumb
Keindahan Pantai Canti Dorong Potensi Pariwisata Lokal
• 8 jam lalu
0
thumb
Menteri Hukum Ungkap Alasan Tarif Pelepasan Status WNI Naik Jadi Rp 5 Juta
• 5 jam lalu
0
thumb
Marinir TNI AL latih prajurit menembak menggunakan tank
• 13 jam lalu
0
thumb
Yusril soal Tarif Rp 5 Juta untuk Lepas Status WNI: PNBP, Dipatuhi Saja
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.