Pemerintah Papua Tegaskan Surat Edaran Libur Saat Final Piala Dunia 2026 adalah Hoaks

harianfajar
16 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, PAPUA – Pemerintah Provinsi Papua secara tegas membantah beredarnya surat edaran yang mengatasnamakan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengenai penetapan hari libur khusus pada Senin, 20 Juli 2026, untuk menonton Final Piala Dunia 2026.

Surat yang beredar sejak 18 Juli 2026 tersebut dinyatakan sebagai informasi palsu atau hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto, menegaskan bahwa Gubernur Papua tidak pernah mengeluarkan surat edaran tersebut.

“Informasi mengenai surat edaran Gubernur Papua yang menetapkan hari libur khusus untuk menonton Final Piala Dunia 2026 adalah tidak benar atau hoaks. Bapak Gubernur Papua tidak pernah mengeluarkan edaran tersebut,” bebernya dalam keterangan yang diterima harian.fajar.co.id, Minggu (19/7/2026).

Jeri juga menjelaskan bahwa seluruh isi surat tersebut adalah palsu dan sengaja dibuat untuk mengatasnamakan Gubernur Papua. Pemerintah Provinsi Papua mengimbau masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta pihak swasta agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Lebih lanjut, pemerintah meminta agar masyarakat tidak ikut menyebarluaskan dokumen maupun informasi yang belum terverifikasi guna mencegah keresahan yang tidak perlu. “Setiap informasi yang mengatasnamakan Pemerintah Provinsi Papua harus selalu dicek melalui kanal resmi pemerintah,” jelas Jeri.

Dinas Kominfo Papua secara berkala menerbitkan klarifikasi terhadap berbagai informasi palsu melalui laman khusus penanganan hoaks sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi digital masyarakat.

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga terus mengimbau masyarakat menerapkan prinsip “saring sebelum sharing” dengan memverifikasi setiap informasi sebelum dibagikan agar penyebaran hoaks tidak semakin meluas.

Isi Surat Hoaks yang Beredar

Surat palsu bernomor 003/14869/SET tersebut menyatakan Pemerintah Provinsi Papua menetapkan libur khusus pada Senin, 20 Juli 2026, agar masyarakat dapat menyaksikan pertandingan Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina.

Dokumen itu ditujukan kepada seluruh perangkat daerah, ASN, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga pimpinan perusahaan swasta dan badan usaha di wilayah Provinsi Papua.

Dalam surat tersebut juga disebutkan bahwa tingginya antusiasme masyarakat Papua terhadap Final Piala Dunia menjadi alasan pemberian libur khusus. Surat itu mengklaim kebijakan tersebut bertujuan memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan kerja sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat menikmati ajang olahraga terbesar di dunia.

Namun, surat itu juga mencantumkan bahwa pelayanan publik yang bersifat vital tetap harus berjalan dengan penuh tanggung jawab.

Dokumen yang bertanggal Jayapura, 17 Juli 2026 dan dibubuhi nama Gubernur Papua Matius D. Fakhiri ini sempat membuat banyak masyarakat percaya bahwa surat tersebut merupakan dokumen resmi pemerintah.

Kendati demikian, pemerintah telah menegaskan bahwa surat tersebut adalah hoaks dan tidak memiliki dasar resmi.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Viking Persib Club Luncurkan Aplikasi Dari Bobotoh Bantu Bobotoh
• 12 jam lalu
0
thumb
Penetrasi Asuransi RI Masih Rendah, Jutaan Keluarga Dinilai Belum Miliki Proteksi
• 7 jam lalu
0
thumb
Viral Pemotor Tak Pakai Helm Nyelonong Masuk Tol Jagorawi
• 15 jam lalu
0
thumb
KPK Tak Gentar Digugat Tersangka Kasus Kuota Haji
• 18 jam lalu
0
thumb
Iran klaim serang dua pangkalan militer AS di Kuwait dengan drone
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.